KKN di Nagari Siguntur Pessel, Mahasiswa Unand Diminta Bantu Atasi Stunting

KKN di Nagari Siguntur Pessel, Mahasiswa Unand Diminta Bantu Atasi Stunting

Mahasiswa KKN Unand Tahun 2024 di Nagari Siguntur, Pesisir Selatan. (Foto: Dok. Mahasiswa)

Langgam.id – Sebanyak 26 mahasiswa Universitas Andalas (Unand) mengikuti kuliah kerja nyata (KKN) di Nagari Siguntur, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar).

Kegiatan yang telah berlangsung sejak Rabu (10/7/2024) itu akan berjalan selama 40 hari. Selama KKN, mahasiswa dari berbagai fakultas yang terdiri dari 9 laki-laki dan 17 perempuan itu diminta ikut membantu mencegah dan mengatasi masalah stunting.

Ricky Akbar, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN di nagari itu mengatakan, kegiatan yang dilakukan akan berfokus pada program penanganan stunting. “Untuk itu segala kegiatan yang ada diharapkan dapat menghasilkan sebuah program yang dapat menurunkan angka stunting dan mencegah terjadinya stunting,” katanya, sebagaimana dirilis mahasiswa KKN Nagari Siguntur, kepada langgam.id, beberapa hari lalu.

Saat serah terima mahasiswa pada wali nagari, Ricky berpesan agar para mahasiswanya dalam menuntaskan program dapat bekerja sama dengan wali nagari serta kepala Kampung Koto dan Kampung Jirat. Ia juga mengingatkan, agar mahasiswa KKN selalu menjaga sikap dan nama almamater Universitas Andalas.

Wali Nagari Siguntur Sasriadi saat menerima mahasiswa KKN mengatakan akan mendukung, membantu dan memfasilitasi para mahasiswa agar lancar menjalankan setiap agenda. Ia mengaku bersemangat dan berterima kasih Unand mengirim mahasiswa ke nagari itu.

Kegiatan itu sebelumnya dimulai dengan serah terima seluruh kelompok mahasiswa Unand di halaman depan kantor bupati Pesisir Selatan. Agenda kemudian berlanjut dengan pelepasan kelompok mahasiswa yang menyebar di seluruh nagari yang ada di kabupaten itu.

KKN mahasiswa Unand digelar sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat serta memberikan pengalaman pribadi kepada mahasiswa dalam pengaplikasian pengetahuan akademis untuk memecahkan masalah nyata di masyarakat.

KKN juga bertujuan untuk mengembangkan keterampilan sosial, kepemimpinan, serta rasa tanggung jawab mahasiswa terhadap masyarakat dan lingkungan. (*/SS)

Baca Juga

Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Keluarga Minta Diusut Tuntas, Punggung Guru yang Meninggal di Mes Polisi Pesisir Selatan Memerah
Sosok mayat perempuan ditemukan di aliran sungai di Nagari Barung Barung Balantai, Kacamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan,
Kasus Guru PPPK Meninggal di Mes Polisi, Orang Tua Korban Beberkan Kejanggalan
Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Guru PPPK Meninggal di Kamar Mes Polisi, Kasus Masih Diselidiki
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022, BI Sumbar Bawa Rp 5,9 Miliar ke Mentawai
Pengusaha Dapur MBG di Pesisir Selatan Polisikan Yayasan dan Pemilik Lahan, Klaim Rugi Rp1 Miliar
Ilustrasi pocong. (Dok. AI)
Heboh Video “Pocong Begal” Gegerkan Warga Pesisir Selatan, Ini Kata Polisi
Tim SAR evakuasi jasad bocah 10 tahun yang ditemukan meninggal. (Foto: Basarnas Padang)
Bocah 10 Tahun yang Hilang Terseret Arus Muara di Pisisir Selatan Ditemukan Meninggal