Kerahkan Helikopter, Pencarian 3 Korban Kapal Karam Diperluas ke Painan

Pencarian Korban Kapal Karam di Padang

Basarnas dan tim gabungan lanjutkan pencarian korban yang belum bertemu. (Foto: Dok. Basarnas)

Langgam.id – Tim gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap tiga korban hilang akibat kecelakaan kapal karam di perairan laut Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Memasuki hari keempat, Rabu (24/6/2020), operasi pencarian diperluas hingga ke perairan laut Kabupaten Pesisir Selatan.

Kepala Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kota Padang Asnedi mengatakan, pihaknya juga bekerja sama dengan BPBD dengan mengerahkan satu unit helikopter dalam pencarian. Helikopter tersebut, merupakan milik BNPB.

“Kebetulan ada helikopter BNPB di bandara. Helikopter ini bergabung dalam operasi pencarian para korban ini,” ujar Asnedi dihubungi langgam.id, Rabu (24/6/2020).

Asnedi berharap dengan mengerahkan helikopter dan memperluas pencarian hingga ke Pesisir Selatan, para korban dapatkan ditemukan. Pencarian juga tetap mengerahkan beberapa unit kapal dari tim gabungan.

Dalam proses pencarian melibatkan beberapa kapal untuk menyisir perairan laut, di antaranya KN SAR Yudistira, Rib 02 Padang dan Dream FC, Perahu karet (LCR) Basarnas, kapal Ditpolairud Polda Sumbar dan Rib Satrol Angkatan Laut.

Sebelumnya, tim gabungan telah menyisir ke perairan laut arah tenggara dan kembali lagi selatan. Kemudian Ke Utara dan selanjutnya. “Sudah dua survei kita sisir kemarin. Tapi masih nihil, korban belum juga ditemukan,” ujarnya.

Baca Juga: Korban Selamat Kapal Karam di Perairan Padang Jadi 10, Berikut Identitasnya

Seperti diketahui, kapal nelayan yang karam pada Minggu (22/6/2020) tersebut membawa 13 orang yang terdiri dari 10 pemancing asal Padang dan tiga kru kapal.

Untuk 10 korban telah berhasil ditemukan dengan selamat bernama Fikram Mukalik, Taufik Hidayat, Triandika Ananda, Sorono, Efendi Mursalim, Surawan, Alfajri, Suranto, Koda Riadi, Yunaidi Yusi. Sementara tiga korban yang masih dicari bernama Ihsan, Yudi dan Ari. (Irwanda/SS)

Baca Juga

Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Asap Karhutla, Pemko Padang Perpanjang PJJ hingga Rabu 21 Oktober 2026
Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Penjelasan Pakar Pendidikan Agar Penerapan PJJ Tidak Sebatas Formalitas
Asap menyelimuti Kota Padang, Jumat (4/9/2026).
Sumbar Minim Titik Api, BMKG Sebut Kepulan Asap Datang dari Luar Sumbar
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang Kota Padang, Tata Ruang Lumin Park Dinilai Bermasalah
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Empat Kali Dilanda Banjir, Warga Lapau Munggu Desak Pemda Keruk Sungai yang Kian Dangkal