Kejar Hasil Maksimal, Film Buya Hamka Bangun Surau dan Kincir Air

Kejar Hasil Maksimal, Film Buya Hamka Bangun Surau dan Kincir Air

Surau dan kincir air dalam Film Buya Hamka. (Foto: Dok. Film Buya Hamka)

Langgam.id – Biaya produksi film Buya Hamka memakan biaya yang besar. Salah satu peruntukannya adalah membangun set, berupa surau (musala) dan kincir air. Set tersebut dibangun untuk kebutuhan scene yang ada didalam film ini.

Sutradara film Buya Hamka, Fajar Bustomi mengungkapkan, butuh waktu lama untuk membangun set surau dan kincir air untuk wudhu tersebut. “Lokasi ini dipersiapkan selama 30 hari. Yang digunakan untuk masa syuting selama sekitar 7 hari,” katanya, dalam keterangan resmi yang diterima langgam, Rabu (29/3/2023).

Kendala yang dialami saat membangun set inipun tidaklah mudah. Mulai dari derasnya air sungai yang membuat poros kincir bergeser, sehingga pada saat syuting crew art harus menyelam dan memutar kincirnya secara manual.

Lampiran Gambar
Set surau dan kincir air untuk film Buya Hamka. (Foto: ist)

“Lokasi ini berada di salah satu kawasan di Payakumbuh, Sumatra Barat. dengan background perbukitan yang indah, mendukung sudut pengambilan gambar yang akan memanjakan mata,” terang Fajar.

Set ini dibangun untuk mendukung adegan saat Buya Hamka masih belia.” Pada masa inilah, Hamka, belajar mengaji, belajar pencak silat, saat itu Hamka berusia belasan tahun,” tambah Fajar.

Film yang diperankan oleh Vino G Bastian, Laudya Chintya Bella, Dessy Ratnasari, Donny Damara, Reza Rahadian, Ayu Laksmi, Anjasmara, Marthino Lio, Reybong, Mawar De Jongh, Mathias Muchus Verdi Solaeman, Teuku Rifnu Wikana, Ben Kasyafani, Wafda Lubis, Ferry Salim, Donny Kesuma, Cok Simbara, Roy Sungkono, Yoriko Angeline, Ajil Ditto, Zayyan Sakha, dan Yoga Pratama ini, akan tayang diseuruh bioskop Indonesia tanggal 20 April 2023. (*/FS)

Baca Juga

Irjen Djati Wiyoto. (Foto: Humas Polda Kaltara)
Menakar Nyali Irjen Djati “Bersih-bersih” Tambang Emas Ilegal di Sumbar
Ketua Tim Koordinasi Penanganan Pelanggaran Pemanfaatan Ruang Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat meninjau bangunan rangka besi hotel di Lembah Anai, pada Senin 16 Februari 2026.
Tarik Ulur Pembongkaran Bangunan Lembah Anai, dari Maladministrasi hingga Putusan Sela 
Bangunan rangka besi hotel di sempadan sungai Lembah Anai.
Apa Saja Aturan yang Dilanggar Bangunan di Lembah Anai?
Petugas BPBD mengevakuasi warga terdampak banjir di Tanah Datar, pada Selasa malam. DOK BPBD
Hujan Deras, Dua Kecamatan di Tanah Datar Terdampak Banjir
Kerangka besi bangunan hotel di simpadan sungai Batang Anai, Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar.
Jangan Rusak Lembah Anai Demi Cuan Semata
Warung Kopi di sempadan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar
Pemprov Sumbar Tegur Aktivitas Warkop Baru di Lembah Anai