Kebutuhan APD Corona di Sumbar Diprediksi Capai 200 Ribu Unit

Pengawal Pribadi Wagub Sumbar, Perantau Minang

Walki Gubernur Sumbar Nasrul Abit (Foto: Rahmadi/Langgam.id)

Langgam.id – Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Nasrul Abit memprediksi kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) untuk menangani wabah Virus Corona (Covid-19) di daerah itu mencapai 200 ribu unit. Saat ini, katanya, baru sekitar 10 ribu unit yang terpenuhi.

Dijelaskan Nasrul, untuk saat ini saja kebutuhan APD untuk tim medis dalam penanganan Covid-19 mencapai 50 ribu unit. “Itu estimasi kebutuhan untuk saat ini, yang sudah datang itu sudah kita bagikan semua, seperti ke masing-masing rumah sakit,” ujarnya di Padang, Rabu (1/4/2020).

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, jelas Nasrul, pemerintah daerah telah memesan ke berbagai produsen. “Para UKM ada yang membuat, ada yang di Sumbar ada juga dari luar, kita pesan untuk mencukupi kebutuhan,” ucapnya.

Lalu, saat ini, kata Nasrul, juga sudah dilakukan pembatasan sosial skala besar, yang merupakan instruksi dari presiden. Pemprov, menurutnya juga melakukan rapat untuk menindaklanjuti hal itu.

Diketahui sebelumnya, Pemprov Sumbar juga telah meminta sebanyak 40 ribu lebih APD ke Pemerintah Pusat. Ribuan APD itu sebagai persediaan selama empat bulan.

Disebutkan Nasrul Abit, untuk jumlah pasti akan dihitung lagi. Sebanyak 40 ribu lebih APD itu akan dibagi ke sejumlah Rumah Sakit (RS) yang menjadi rujukan dalam penanganan Virus Corona (Covid-19).

Rumah sakit itu diantaranya Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padang Pariaman, M Natsir Solok, Achmad Mochtar Bukittinggi dan juga Rumah Sakit Universitas Andalas (Unand). (Rahmadi/ZE)

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak