Kasus Pertama di Dharmasraya, Seorang Jemaah Tabligh Positif Corona

Kasus Pertama di Dharmasraya, Seorang Jemaah Tabligh Positif Corona

Ilustrasi virus corona di Dharmasraya (Langgam.id/pi'i)

Langgam.id- Seorang warga Kabupaten Dharmasraya, dinyatakan positif terinfeksi virus corona atau Covid-19 pada Kamis (16/04/2020).

Warga Nagari Koto Laweh Kecamatan Koto Besar itu, dinyatakan positif setelah pemeriksaan swab tenggorokan dan hidung (spesimen), di Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Unand.

“Hasil swabnya pasien 01 ini dinyatakan positif,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Dharmasraya Rahmadian, Kamis malam (16/04/2020).

Katanya, pasien positif pertama di Dharmasraya itu seorang pria berusia 50 tahun. Dia diketahui salah seorang jemaah tabliqh yang baru pualng dari Goa, Sulawesi Selatan.

Rahmadian mengatakan, sebelumnya juga telah dilakukan rapid test terhadap pasien. Hasilnya positif. Baca juga: Pulang Tabligh Akbar, 1 Warga Dharmasraya Positif Covid-19 Hasil Rapid Test

“Maka dari itu tingkatkan pencegahan dan sosialisasi di tingkat jorong,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, pasien tersebut melakukan isolasi mandiri. Tim kesehatan akan terus memantau. (Irwanda/SRP)

Baca Juga

Terobosan baru dihadirkan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Dharmasraya.
Peneliti Pusako Unand Soroti Belanja Mobil Dinas dan Rehab Rumah Bupati Dharmasraya
Dhamasraya Mulai Kembali Terapkan Pembelajaran Tatap Muka, Sekolah Wajibkan Masker
Dhamasraya Mulai Kembali Terapkan Pembelajaran Tatap Muka, Sekolah Wajibkan Masker
Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Dharmasraya Disikat, Polisi Siapkan Patroli Berkala
Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Dharmasraya Disikat, Polisi Siapkan Patroli Berkala
30 Hektare Lahan Terbakar di Dharmasraya Padam
30 Hektare Lahan Terbakar di Dharmasraya Padam
Dinas Kehutanan: 23 Karhutla Selama Januari hingga September 2026 di Sumbar
Dinas Kehutanan: 23 Karhutla Selama Januari hingga September 2026 di Sumbar
Manajemen RSUD Sungai Dareh, Kabupaten Dharmasraya, menyampaikan klarifikasi resmi terkait tidak beroperasinya sementara Poli Jantung
RSUD Sungai Dareh Akui Uang Jasa Nakes Belum Dibayar 6 Bulan, Ini Alasannya