Kasus Penipuan Pria Mengaku Keturunan Kraton, Polisi: Kemungkinan Ada Tersangka Lain

Kasus Penipuan Pria Mengaku Keturunan Kraton, Polisi: Kemungkinan Ada Tersangka Lain

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar Kombes Pol Andry Kurniawan. (Foto: Irwanda)

Langgam.id – Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar Kombes Pol Andry Kurniawan mengatakan, pihaknya terus mendalami penyidikan kasus penipuan yang dilakukan seorang pria yang mengaku bernama Bendoro Raden Mas Dimas Bayu Amartha. Pria ini mengaku keturunan Pakubowono V Kesunanan Kraton Surakarta, tapi ternyata tidak benar.

Tersangka berhasil menipu seorang warga Sumbar dalam bentuk investasi pengembangan proyek pembangunan Resort Anai Land Pariwisata di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Dalam modusnya, tersangka mengaku telah mendapatkan warisan sebesar Rp5 triliun.

Kombes Andry Kurniawan tak menampik dalam kasus ini akan ada tersangka lain. Ia menyakini tersangka dibantu oleh beberapa orang dalam melakukan aksi penipuan.

“Jadi memang namanya penipuan, diduga tersangka ada dibantu seseorang. Ada istrinya dan beberapa orang lainnya,” ujar Andry saat jumpa pers di Polda Sumbar, Selasa (7/2/2023).

“Peran masing-masing orang yang bantu ini sedang kami dalami Tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain,” tegasnya.

Selain itu, kata Andry, pihaknya juga sedang mendalami aliran dana penipuan tersangka. Koordinasi dengan kepolisian di daerah lain juga dilakukan lantaran diduga terdapat sejumlah korban.

“Ini ada beberapa korban yang sudah membuat laporan polisi seperti di Jogjakarta, Banten,” jelasnya.

“Apabila ada masyarakat di luar sana juga pernah ketipu dengan tersangka, bisa lapor dan koordinasi dengan kami penyidik,” tambahnya.

Seperti diketahui, dalam kasus ini, seorang warga Sumbar mengalami kerugian sebesar Rp1,1 miliar. Korban kemudian melapor ke Polda Sumbar pada 28 Januari 2023.

Penyelidikan pun dilakukan hingga konfirmasi ke pihak Kraton Surakarta. Hasilnya, tersangka bukanlah keturunan Pakubowono V Kasunanan Kraton Surakarta.

“Inilah modus tersangka yang mengaku keturunan bangsawan dan darah biru,” kata Andry.

Pihak kepolisian kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka di salah satu hotel di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Dari penangkapan, disita sejumlah barang bukti. (*/SS)

Baca Juga

Polisi Soal Sumber Emas WN India: Diduga dari Tambang Ilegal di Sijunjung dan Solok
Polisi Soal Sumber Emas WN India: Diduga dari Tambang Ilegal di Sijunjung dan Solok
investasi, investasi emas
WN India Tampung-Jual Emas Ilegal Asal Sumbar untuk WN Malaysia
Polisi Ringkus WN India Bawa Emas Ilegal 1,5 Kg di Solok
Polisi Ringkus WN India Bawa Emas Ilegal 1,5 Kg di Solok
Temukan Barcode Ganda hingga Tangki Modif Sidak SPBU, Polda Sumbar Lakukan Pendalaman Kasus
Temukan Barcode Ganda hingga Tangki Modif Sidak SPBU, Polda Sumbar Lakukan Pendalaman Kasus
Sidak SPBU, Polda Sumbar Temukan Barcode Ganda hingga Tangki Dimodifikasi
Sidak SPBU, Polda Sumbar Temukan Barcode Ganda hingga Tangki Dimodifikasi
melakukan rotasi besar-besaran untuk jabatan kapolres di Sumatra Barat
Polda Sumbar Ungkap 3 Kasus Narkoba Selama Sebulan, Begini Modusnya