Kasus Covid-19 Meningkat, Sekolah Tatap Muka di Agam Kembali Dihentikan

Syarat Madrasah dan Pesantren Tatap Muka | 9 Ribu Siswa SMP di Pasaman Barat Mulai Sekolah

Ilustrasi sekolah tatap muka. (Foto: istimewa)

Langgam.id – Pemerintah Kabupaten Agam kembali menghentikan kagiatan belajar tatap muka di sekolah. Kebijakan itu dikeluarkan karena meningkatnya kasus covid-19 di Sumatra Barat, termasuk Agam.

Bupati Agam Andri Warman mengatakan pihaknya tak lagi mengizinkan pembelajaran tatap muka di sekolah. Keputusan itu, kata dia, diambil setelah melewati berbagai pertimbangan.

“Langkah ini diambil setelah berbagai pertimbangan, sebab perkembangan positive rate Covid-19 di Sumatera Barat, khususnya Agam mengalami peningkatan sehingga perlu diwaspadai agar penyebarannya tidak semakin meluas,” ujar Andri Warman, Minggu (25/4/2021).

Kebijakan itu membuat kegiatan belajar mengajar di Agam kembali dilakukan secada daring. Kegiatan belajar daring itu mulai dilakukan awal pekan depan.

“Instruksi ini diberlakukan mulai 26 April 2021, sampai ada ketentuan lebih lanjut,” kata dia.

“Kita harap masyarakat memaklumi langkah yang diambil, karena ini demi keselamatan kita semua agar penyebaran covid-19 dapat diminimalisir,” imbhnya. (ABW)

Baca Juga

Cerita Ahmad Alfatih, Putra Agam yang Tuntaskan Perjuangan Jadi Paskibraka Nasional
Cerita Ahmad Alfatih, Putra Agam yang Tuntaskan Perjuangan Jadi Paskibraka Nasional
Harimau Sumatra Masuk Kandang Jebakan BKSDA di Agam, Begini Kronologinya
Harimau Sumatra Masuk Kandang Jebakan BKSDA di Agam, Begini Kronologinya
Tim SAR berhasil menemukan seorang nenek bernama Syafrida (67)
Nenek yang Hilang di Hutan Agam Ditemukan Selamat, Tim SAR Sempat Terkendala Hujan dan Blank Spot
Seorang Nenek Dilaporkan Hilang di Kawasan Hutan Tabek Gadang Agam
Seorang Nenek Dilaporkan Hilang di Kawasan Hutan Tabek Gadang Agam
Kondisi Korban TPPO Asal Agam Mulai Membaik, Pulang dari Batam Masih Menunggu
Kondisi Korban TPPO Asal Agam Mulai Membaik, Pulang dari Batam Masih Menunggu
Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Dipicu Batas Tanah Sawah, Wajah Pria di Lubuk Basung Robek Dibacok