Kapolda Sumbar Soal Pilkada: Menang atau Kalah, Harus Berbesar Hati

Langgam.id – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatra Barat (Sumbar) Irjen Pol Toni Harmanto melakukan pengecekan ke sejumlah tempat pemungutan suara pada Pilkada Serentak 2020 di Kota Padang. Setidaknya, ada tiga lokasi tempat pemungutan suara yang dikunjungi jenderal bintang dua itu.

Seperti di Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Selatan, Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, dan Kelurahan Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara. Toni melakukan pengecekan beserta pejabat utama Polda Sumbar lainnya.

Toni berharap antusias dan partisipasi masyarakat tinggi untuk datang ke tempat pemungutan suara pada Pilkada. Ini momentum masyarakat untuk ambil bagian dalam demokrasi untuk memilih pemimpin.

“Masyarakat diharapkan memilih betul calon-calonnya. Sehingga bisa dipastikan mendukung kegiatan program-program,” kata Toni kepada wartawan, Rabu (9/12/2020).

Dia juga berpesan kepada para pasangan calon dapat menerima hasil keputusan. Hormati proses demokrasi yang sudah dilakukan melalui pemungutan suara tersebut.

“Ada deklarasi damai yang telah disepakati di saat awal. Mereka (pasangan calon), siap menang atau kalah. Saya pikir harus berbesar hati, siapapun yang menang dan siapapun kalah sudah sesuai proses,” ujarnya.

Toni meminta para calon pemimpin dan masyarakat dapat bersama-sama saling mendukung untuk kelancaran dan keamanan Pilkada. “Terima nanti menang atau kalah, suatu kesepakatan yang dibuat sejak awal pada saat deklarasi,” tegasnya. (Irwanda)

Baca Juga

Polda Sumbar Ungkap 7 Kasus Narkoba Selama Maret 2026, Sita 9,9 Kg Sabu
Polda Sumbar Ungkap 7 Kasus Narkoba Selama Maret 2026, Sita 9,9 Kg Sabu
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta memimpin patroli ke sejumlah titik rawan tawuran dan balap liar di Kota Padang pada Jumat
Kasus VCS Bupati Limapuluh Kota Safni, Kapolda Sumbar: Kita Bakal Gelar Perkara
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
39 Pelaku Tambang Ilegal Diringkus, Wakapolda Sumbar: Penanganan Harus Komprehensif
39 Pelaku Tambang Ilegal Diringkus, Wakapolda Sumbar: Penanganan Harus Komprehensif