Kapolda Sumbar: Kasus Penembakan di Solok Selatan, Tersangka Sudah Diamankan

Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), Irjen Pol Suharyono, mengonfirmasi kasus penembakan yang melibatkan dua perwira polisi di Solok Selatan.

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono. [foto: Ist]

Langgam.id – Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), Irjen Pol Suharyono, mengonfirmasi kasus penembakan yang melibatkan dua perwira polisi di Solok Selatan. Peristiwa terjadi Jumat (22/11/2024) dini hari di area parkir Polres Solok Selatan, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan.

Dalam keterangan resminya di RS Bhayangkara Padang, Kapolda menyampaikan rasa duka mendalam atas meninggalnya AKP Ulil Ryanto Anshari, Kasat Reskrim Polres Solok Selatan.

“Ini musibah yang sangat berat. Peristiwa ini tidak kami duga sebelumnya,” ujar Suharyono.

Tersangka, AKP Dadang Iskandar, Kabag Ops Polres Solok Selatan, menyerahkan diri beberapa jam setelah kejadian. Polisi menduga penembakan dilakukan dari jarak dekat dengan senjata api dinas. Motif peristiwa masih didalami.

Kapolda berjanji akan menindak tegas pelaku. “Dalam minggu ini akan diproses pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH),” tegasnya. (*/yki)

Baca Juga

Jalur Lembah Anai Longsor Lagi, Padang-Bukittinggi Putus Total Malam Ini
Jalur Lembah Anai Longsor Lagi, Padang-Bukittinggi Putus Total Malam Ini
Petugas membersihkan material longsor di Silaiang, Padang Panjang, Rabu (29/7/2026).
Longsor di Lembah Anai, Arus Lalu Lintas Ditutup Sementara
Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin. [foto: Irwanda Saputra]
Dugaan Kekerasan Seksual Polwan, Perwira AKBP Terduga Pelaku Batal Dilantik Jadi Kabid Dokkes Polda Sumbar 
Viral Tambang Ilegal di Galugua, Polisi: Setiap ke TKP Tidak Ada Orang 
Viral Tambang Ilegal di Galugua, Polisi: Setiap ke TKP Tidak Ada Orang 
Wanita di Pasaman Dipersekusi
LBH Padang Kecam Penghentian Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Polwan, Soroti Promosi Jabatan Pelaku
angka kecelakaan Sumbar | 1 Calon Periwira Polisi di Sumbar Positif Covid-19
Polwan Polda Sumbar Korban Dugaan Pelecehan Seksual Mengaku Diancam dan Didesak Damai