Kampung Sungkai Siap Jadi Objek Wisata Baru di Padang

Langgam.id-Kampung Sungkai

Wako Padang Hendri Septa mengunjungi Kampung Sungkai yang berada di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh. [foto: Pemko Padang]

Langgam.id – Pemko Padang terus menggali berbagai potensi yang dimiliki oleh setiap kecamatan yang ada di Kota Padang. Termasuk Kampung Sungkai yang berada di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh.

Dengan lahan seluas 2.000 hektare, Kampung Sungkai dinilai sangat cocok dijadikan daya tarik wisata baru. Selain itu, Kampung Sungkai dan diharapkan menjadi objek wisata favorit dengan konsep agrowisata.

Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, bahwa daerah yang berlokasi sekitar 15 km dari pusat Kota Padang ini memiliki alam yang masih asli dan subur.

Hal ini menurut Hendri, tentu sangat cocok dijadikan untuk daerah pertanian dan perkebunan.

“Di daerah ini juga ada teh Sungkai yang sudah pernah diminum Menparekraf Sandiaga Uno, juga penghasil nilam dan lainnya,” ujar Hendri dalam media sosial Pemko Padang, Sabtu (18/9/2021).

Baca juga: Bukit Matoa di Padang Dikembangkan Jadi Objek Wisata, Akses Jalan Diperbaiki 

Hendri pun sempat mengunjungi Kampung Sungkai ini pada Jumat (17/9/2021) dalam program “Sehari Berkantor di Kecamatan”.

Kedatangan Hendri ke Kampung Sungkai tersebut disambutdengan tari tradisional. Kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama masyarakat setempat.

Dalam diskusi itu, masyarakat berharap adanya perbaikan infrastruktur. Hal ini karena Kampung Sungkai memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan.

Goa Kelelawar Pandayo

Sebelumnya, Wako Hendri Septa juga mengunjungi potensi objek wisata baru yang berada di Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan yaitu Goa Kelelawar Pandayo, Minggu (12/9/2021).

Saat itu, Hendri meyakini, Goa Kelelawar Pandayp ini bakal menjadi destinasi wisata baru di wilayah timur Kota Padang.

“Goa Kelelawar ini merupakan salah satu objek wisata yang masih eksotis dengan ciri khasnya banyak bergelantungan kelelawar di dalam goa tersebut. Potensi ini akan kita garap supaya semakin menambah daya tarik pengunjung ke objek wisata yang berada di ketinggian sekitar 100 Mdpl tersebut,” sebut Hendri.

Hendri menambahkan, bahwa Goa Kelelawar Pandayo juga menjadi sebuah ‘Tourism Attraction’ di Kota Padang. Berbagai kegiatan out bound juga bisa dilakukan di kawasan wisata tersebut.

“Satu lokasi saja ada tiga objek wisata yang bisa dikunjungi. Pertama Goa Kelelawar, Goa Ngalau Air ilang, Ngalau Kambing. Intinya satu kesatuan harus diramu. Alhamdulillah potensi ini sesuai dengan salah satu visi dan misi Kota mewujudkan destinasi wisata baru di wilayah bagian timur Kota Padang,” bebernya.

Hendri mengatakan, bahwa Pemko Padang sangat fokus membenahi Goa Kelelawar ini ke depan. Yaitu dengan membuat jalan pintu masuk dan jembatan menuju ke goa.

“Semoga hasilnya nanti dinikmati dan berimbas kepada ekonomi masyarakat sekitarnya,” harap Hendri.

Baca Juga

Semangkuk Warisan Bapak: Daging Garing yang Menjaga Rasa Soto Roda Jaya Sejak 1968, Berawal dari Jualan Gerobak
Semangkuk Warisan Bapak: Daging Garing yang Menjaga Rasa Soto Roda Jaya Sejak 1968, Berawal dari Jualan Gerobak
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Sedapnya Rendang Pak Gole, Setia Menjaga Rasa Sejak 1950 hingga Digemari Pelanggan Mancanegara
Sedapnya Rendang Pak Gole, Setia Menjaga Rasa Sejak 1950 hingga Digemari Pelanggan Mancanegara
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Sumbar Kerap Diguyur Hujan, BMKG Ungkap Peran Lereng dan Pegunungan
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Sisa lumpur galodo di sejumlah rumah warga di Arusoka, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026)/ Ghafar.
Kalang Kabut Para Pedagang Menyelamatkan Nyawa dari Arus Galodo Solok