Jangan Tolak Pemakaman Jenazah Pasien Corona, Wagub Sumbar: Mereka Keluarga Kita

CORONA SUMBAR

Ilustrasi (Foto: Zulfikar/Langgam.id)

Langgam.id – Aksi penolakan masyarakat terhadap pemakaman jenazah pasien corona (covid-19) di daerah Jawa, sempat heboh dan viral di media sosial (medsos).

Padahal, pemakaman tersebut telah dilakukan sesuai dengan protap kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Dengan begitu, masyarakat seharusnya tidak perlu takut dan tidak melakukan penolakan seperti itu.

Di Sumatra Barat (Sumbar) sendiri, terdapat satu pasien positif corona yang telah meninggal dunia. Jenazah pasien asal Kota Padang itu telah dimakamkan sesuai dengan protap kesehatan dan tanpa penolakan dari masyarakat.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul mengaku bersyukur atas berjalan lancarnya pemakaman warga tersebut. Namun, dia tetap mengingatkan agar masyarakat Sumbar tidak melakukan penolakan seperti di sejumlah daerah lainnya.

“Kita harus menyadari bahwa mereka juga keluarga kita sendiri, kalau seandainya tidak dikubur di sini, mau dikubur kemana lagi. Mmasyarakat janganlah menganalisa terlalu jauh,” katanya saat video conference bersama wartawan yang digelar IJTI Sumbar di Padang, Jumat (3/4/2020).

Baca juga : Bupati Dharmasraya Sumbangkan 6 Bulan Gajinya untuk Warga Terdampak Corona

Menurut Nasrul, pemerintah telah melaksanakan pemakaman jenazah sesuai dengan petunjuk standar kesehatan, sehinggga virus ditubuhnya tidak akan bisa lagi menular.

Masyarakat memang tidak bisa diizinkan untuk melihatnya dan jangan pula menangis karena tidak bisa menjenguknya.

“Bapak ibu warga Sumbar yang saya hormati, saya imbau jangan ada penolakan, itu penanganan yang dilakukan sudah sesuai standar dari pemerintah,” katanya.

Baca juga : Gubernur: Sumbar Bisa Lebih Cepat Deteksi Corona dengan Labor FK Unand

Pelaksanaan penyelenggaraan jenazah korban covid-19 dilakukan dengan perlengkapan pengamanan sesuai standar tenaga medis. Hal itu dilakukan karena warga yang menjadi korban meninggal juga berhak mendapat penghormatan terbaik di akhir hayatnya. (Rahmadi/ICA)

Baca Juga

Masyarakat Nagari Kubang Putiah Agam menolak trase Tol Sicincin-Bukittinggi. (Dok. Saluak Kreasi)
Pemerintah Batalkan Trase Tol Sicincin Bukittinggi yang Lewati Kubang Putiah
Suasana proses belajar mengajar di MAN 3 Padang, Rabu (15/7/2026).
Usai Insiden Bom Rakitan, Aktivitas Belajar di MAN 3 Padang Kembali Normal
Insiden MAN 3 Padang, Polda Sumbar Temukan 4 Bom, 1 Meledak 
Insiden MAN 3 Padang, Polda Sumbar Temukan 4 Bom, 1 Meledak 
Bekas ledakan bom rakitan di meja belajar miliki salah seorang siswa MAN 3 Padang.
Polda Ungkap Bahan Bom Rakitan Siswa MAN 3 Padang, Dari Kelereng hingga Mesiu
Tim Gegana Polda Sumbar di TKP bom rakitan di MAN 3 Padang.
Bom Rakitan MAN 3 Padang, Polda: Siswa Belajar Otodidak di Internet 
Tim Gegana Polda Sumbar di TKP bom rakitan di MAN 3 Padang.
Polda Pastikan Tidak Ada Korban dari Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang