Jambret HP, Dua Anak di Bawah Umur Ditangkap Polsek Sutera

Jambret HP, Dua Anak di Bawah Umur Ditangkap Polsek Sutera

Ilustrasi BB Handphone yang diduga hasil kejahatan kedua pelaku (ist)

Langgam.id- Kepolisian Sektor (Polsek) Sutera Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) kembali menangkap dua tersangka pelaku jambret di wilayah hukumnya. Selain masih di bawah umur, satu orang pelaku juga berstatus sebagai pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Memang, keduanya masih di bawah umur, bahkan satu orang pelajar,” kata Kapolsek Sutera, Iptu Welly Anoftri di ruangannya, Kamis (8/10/2020).

Baca juga: Polisi Kembali Ringkus Spesialis Jambret di Pesisir Selatan

Keduanya diamankan jajaran Polsek Sutera Kamis (8/10/2020) dini hari. Penangkapan kedua pelaku, sehubungan dengan Laporan polisi nomor LP/04/I/2020/Sek-Str, 13 Januari 2020 dengan tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Kanit Reskrim Polsek Sutera, Bripka Afrianto DAM mengatakan, kedua pelaku tersebut, di antaranya berinisial A (16) seorang pengangguran dan L (14) pelajar kelas 3 SMP, dan keduanya merupakan warga Nagari Lakitan, Kecamatan Lengayang.
Dari dua pelaku, satu orang tercatat sebagai residivis. Menurut Bripka Afrianto DAM, mereka diduga pemain yang meresahkan masyarakat Sutera.

“Kedua pelaku masih dari daerah yang sama, dan pelaku residivis A merupakan pemain ulung. Ia kita amankan saat berada di tempat nongkrongnya di Nagari Lakitan induk,” terangnya.

Sementara L, lanjutnya, diamankan di rumahnya tanpa perlawanan. Ia dan BB, langsung dibawa ke Mapolsek Sutera.

Kapolsek menambahkan, maraknya tindakkan jambret menjadi atensinya dalam meminimalisir kenakalan remaja di daerah itu. Sebab, dari pergaulan yang tak terarah bermuara pada kriminalitas dan mengancam keamanan masyarakat.

“Ini tentu perlu juga kontrol dari para orang tua dan keluarga. Sebab, tanpa itu akan sulit mengawasi dan bermuara pada kasus hari ini,” ujarnya.

Sebelumnya dengan kasus yang sama, Minggu 4 Oktober 2020, Polsek Sutera juga menangkap seorang pelaku dengan kasus yang sama. Dihitung dari sejak beberapa bulan terakhir, dengan satu kasus hari ini jumlah tersangka sudah 4 orang, dan 2 di antaranya dengan kategori remaja atau di bawah umur. (*)

Baca Juga

Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Keluarga Minta Diusut Tuntas, Punggung Guru yang Meninggal di Mes Polisi Pesisir Selatan Memerah
Sosok mayat perempuan ditemukan di aliran sungai di Nagari Barung Barung Balantai, Kacamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan,
Kasus Guru PPPK Meninggal di Mes Polisi, Orang Tua Korban Beberkan Kejanggalan
Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Guru PPPK Meninggal di Kamar Mes Polisi, Kasus Masih Diselidiki
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022, BI Sumbar Bawa Rp 5,9 Miliar ke Mentawai
Pengusaha Dapur MBG di Pesisir Selatan Polisikan Yayasan dan Pemilik Lahan, Klaim Rugi Rp1 Miliar
Aksi Jambret HP Pelajar Berakhir Singkat di Agam, Pelaku Ditangkap usai Dikejar Polisi hingga Warga
Aksi Jambret HP Pelajar Berakhir Singkat di Agam, Pelaku Ditangkap usai Dikejar Polisi hingga Warga
Ilustrasi pocong. (Dok. AI)
Heboh Video “Pocong Begal” Gegerkan Warga Pesisir Selatan, Ini Kata Polisi