Polisi Kembali Ringkus Spesialis Jambret di Pesisir Selatan

Polisi Kembali Ringkus Spesialis Jambret di Pesisir Selatan

Pelaku Jambret di Pesisir Selatan. (IST)

Langgam.id- Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Sutera Kabupaten Pesisir Selatan kembali meringkus spesialis jambret yang beraksi di daerah setempat. Sebelum ditangkap, keberadaan pelaku dilacak selama satu minggu melalui telepon genggam yang dibawa kabur.

Kapolsek Sutera Iptu Welly Anoftri mengaku, pihaknya sempat kewalahan mendeteksi pelaku karena minimnya informasi dari korban. Upaya terakhir dilakukan dengan melacak keberadaan telepon genggam melalui tenaga IT (information technology).

"Setelah mendapatkan informasi A1 (akurat, red), tim langsung turun ke lapangan," kata Kapolsek saat ditemui di ruangannya, Senin (05/10/2020).

Penangkapan dilakukan di Kecamatan Lengayang pada Minggu (4/10), sepekan setelah melakukan aksi di Kenagarian Lansano Teratak Kecamatan Sutera. Tidak hanya jajaran Reskrim, Kapolsek pun ikut serta dalam upaya penangkapan tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Sutera Bripka Afrianto DAM mengatakan, pelaku diketahui berinisial RT, 20 asal Kampung Ujung Padang-Pasar Kambang, Nagari Kambang Barat, Kecamatan Lengayang. Pelaku kerap melakukan aksi jambret di wilayah hukum ini.

Kata dia, aksi terakhir pelaku mencongkel jok motor korban saat ditinggal di perkarangan salah satu rumah warga. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari korban, total kerugian yang dialami uang tunai Rp 2 juta lebih dan satu unit telepon genggam.

Ia menyebutkan, pelaku disinyalir telah membuntuti korban dari Pasar Surantih hingga melakukan aksinya di Nagari Lansano. Selain pelaku terdapat satu orang terduga lain yang ikut membantu.

"Aksi jambret sering terjadi akhir-akhir ini," ujarnya.

Afrianto mengatakan, motif pelaku biasanya membuntuti korban, kemudian beraksi saat ada kesempatan. Target mereka pengendara atau pejalan kaki yang memegang telepon genggam. Motor korban akan dipepet lalu kabur setelah menyambar telepon genggam.

Baru-baru ini, seorang pelaku jambret juga berhasil ditangkap. Berkasnya sudah dinyatakan P19 oleh Kejaksaan. Diduga kuat sejumlah pelaku jambret masih berkeliaran. Beberapa kendaraan yang sering digunakan sudah dipetakan.

"Kendaraan-kendaraan itu sudah kita kantongi dan sekarang dalam pengawasan. Kalau mereka beraksi, akan kami ciduk," ujarnya.

Untuk itu, jajaran Polsek Sutera mengingatkan warga agar terus berhati-hati. Pelaku biasan ya beraksi di Jumat malam dan malam minggu saat kendaraan ramai di jalanan. (AE)

Baca Juga

Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Pesisir Selatan Tanam 100 Batang Pisang di Pekarangan Kantor
Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Pesisir Selatan Tanam 100 Batang Pisang di Pekarangan Kantor
Sebanyak 122 wali nagari di Pesisir Selatan diperpanjang masa jabatannya menjadi 8 tahun. Pengukuhan ke-122 wali Bupati Pesisir Selatan,
122 Wali Nagari di Pesisir Selatan Diperpanjang Masa Jabatannya Jadi 8 Tahun
Wilayah Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar) diguncang gempa dengan magnitudo 4,7 pada Jumat (14/6/2024) pukul 12.39 WIB.
Gempa M 4,7 Guncang Pessel, BMKG: Akibat Adanya Aktivitas Sesar Lokal
Gempa bumi berkekuatan (magnitudo) 4,7 mengguncang Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat pada Jumat (14/6/2024) pukul 12.39 WIB.
Gempa M 4,7 Mengguncang Pesisir Selatan Jumat Siang
Rusak sejak puluhan tahun yang lalu, jembatan gantung Kampung Sikabu Munto di Nagari Amping Parak Timur, Kecamatan Sutera, Pessel
Puluhan Tahun Rusak, Jembatan Gantung Kampung Sikabu Munto Pessel Diperbaiki
Kepala Dinas Pertanian Pesisisr Selatan, Madrianto mengatakan, bahwa pihaknya saat ini menurunkan sebanyak 21 petugas kesehatan hewan
Jadi Daerah Pemasok, 21 Petugas Keswan Pessel Lakukan Pemeriksaan Hewan Kurban