Ini 5 Nama Pahlawan untuk Pengganti Nama Jalan Bypass Padang

Ketua Komisi I DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti sedang merancang nama jalan by pass Padang

Ketua Komisi I DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti. (Foto: ist)

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang bakal segera mengganti nama Jalan Jalur II Bypass Padang, Sumatra Barat (Sumbar) dengan nama-nama pahlawan.

Setidaknya, ada lima nama pahlawan yang dipersiapkan untuk mengganti nama jalan sepanjang 27 kilometer yang membentang dari Teluk Bayur hingga Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padang Pariaman.

Ketua Komisi I DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti, lima nama pahlawan itu, yakni Soekarno-Hatta, M Natsir, Syafruddin Prawiranegara, Adam Malik dan Sayuti Melik.

“Tiga nama dari Pemko dan dua di antarnya usulan DPRD,” katanya, Selasa (14/1/2020).

Pengubahan nama jalur II Bypass Padang ini di mulai dari simpang Lantamal Teluk Bayur hingga simpang Lubuk Begalung yang akan diberi nama Jalan Adam Malik.

Dari simpang Lubuk Begalung hingga simpang Ketaping diberi nama Jalan M Natsir. Selanjutnya dari Ketaping sampai ke simpang Siteba diberi nama Jalan Sayuti Melik.

Kemudian, dari Siteba Balai Baru hingga simpang Kalumpang dinamai Jalan SoekarnoHatta. Sedangkan dari Kalumpang hingga batas kota diberi nama Jalan Syafruddin Prawiranegara.

“Kalau yang nama SoekarnoHatta kita berikan karena melewati pusat pemerintahan,” katanya.

Alasan pemilihan nama pahlawan sebagai nama jalan jalur II By Pass tersebut bertujuan untuk mengenang jasa pahlawan Indonesia, terutama mereka yang berasal dari Sumbar.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya, dengan menggunakan nama semoga jasa mereka akan selalu dikenang nantinya,” katanya.

Menurutnya kesepakatan DPRD dengan Pemko terkait penamaan jalan jalur II By Pass tersebut akan disampaikan ke ketua DPRD Kota Padang untuk segera dijadwalkan pada Bamus dan diagendakan pada saat paripurna.

“Untuk kapan ditetapkan belum tahu, yang jelas segera kita lakukan, nantinya juga segera kita kirimkan nama itu ke Kementerian PUPR,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan rencana itu sudah lama diwacanakan. Saat ini rencana tersebut akan segera dilakukan. Pemberian nama tersebut juga sesuai aspirasi masyarakat lewat DPRD.

“Kita kasih nama-nama pahlawan itu untuk menghargai para pahlawan,” katanya.

Dia mengatakan jalan tersebut nantinya akan ditetapkan dengan Perwako. Ia mengatakan pemerintah bersama DPRD akan segera menjadwalkan paripurna pengubahan nama jalan itu. (Rahmadi/ICA)

Baca Juga

Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Arus Sungai Cepat Naik Saat Hujan, Warga Lapau Munggu Dibayangi Banjir Susulan
Warga menjemur padi yang dipanen dari sawah terdampak banjir Kota Padang
Cerita Petani Lapau Manggu, Panen Padi dari Sawah yang Terendam Banjir
Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian