Hujan Berkepanjangan, Beberapa Daerah di Sumbar Dilanda Banjir, Longsor dan Banjir Bandang

Hujan Berkepanjangan, Beberapa Daerah di Sumbar Dilanda Banjir, Longsor dan Banjir Bandang

Foto: Afdal

Langgam.id – Curah hujan yang cukup tinggi di Sumatra Barat (Sumbar) sejak Kamis (16/12/2021) malam hingga Sabtu (18/12/2021) pagi ini membuat beberapa daerah di Sumbar di landa banjir dan longsor. Daerah itu mulai dari Kota Padang, Pesisir Selatan, Agam, Pasaman Barat, dan Mentawai.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Sumbar, Rumainur mengatakan, dari data yang diperoleh pihaknya mencatat ada beberapa bencana yang melanda Sumbar beberapa hari ini, mulai dari banjir, longsor dan banjir bandang. Akibat musibah ini, menurutnya beberapa warga yang daerahnya terdampak sudah di evakuasi.

“Khusus banjir bandang ini terjadi di Agam tepatnya di Maninjau, tapi masi belum kami tetapkan A1 (valid). Karena laporan yang kami minta belum dijawab pihak sana,” katanya saat dihubungi langgam.id, Sabtu (18/12/2021).

Rumainur mengatakan, untuk daerah yang dilandai banjir menurutnya terjadi di Kota Padang, Pesisir Selatan, Pasaman Barat, dan Mentawai. Sedangkan untuk daerah yang dilanda longsor menurutnya terjadi di Malalak Agam dan pembatasan Sumbar Kerinci.

“Laporan yang kami peroleh pagi tadi di Pesisir Selatan ketinggian air sudah mulai surut, tapi kami menkwatirkan saat ini disana juga masi hujan. Sedangkan untuk daerah yang paling parah terjadi banjir masi di Pesisir Selatan, daerah lain masi genangan biasa,”jelasnya.

“Untuk jalan lintas provinsi yang kemarin dilanda longsor sudah kembali lancar, kemarin terjadi di lintas Sumbar-Kerinci,” sambungnya.

Lebih lanjut, menurutnya saat ini tidak ada laporan korban jiwa akibat banjir ataupun longsor di Sumbar.

Mengenai beberapa daerah yang dilanda musibah, ia menghimbau masyarakat Sumbar untuk lebih berhati-hati lagi. Karena menurutnya curah hujan di Sumbar masih tinggi.

“Yang melakukan perjalanan jauh luar provinsi lebih hati-hati lagi, karena ditakutkan akan terjadi longsor. Kita tidaj bisa menebak daerah yang akan terjadi longsor,” pungkasnya.

Baca Juga

PDAM Padang Salurkan Air Bersih Pakai Mobil Tangki ke Kawasan Terdampak Pascabencana
PDAM Padang Salurkan Air Bersih Pakai Mobil Tangki ke Kawasan Terdampak Pascabencana
Batang Sianok Mendadak Meluap Saat Cuaca Cerah, 11 KK Terdampak Banjir di Bukittinggi
Batang Sianok Mendadak Meluap Saat Cuaca Cerah, 11 KK Terdampak Banjir di Bukittinggi
Ahli Geologi Ungkap Penyebab Krisis Air di Kuranji dan Pauh Pascabencana
Ahli Geologi Ungkap Penyebab Krisis Air di Kuranji dan Pauh Pascabencana
Krisis Air Pascabencana di Padang, Ahli Geologi: Sumur Bor Bukan Solusi Jangka Panjang
Krisis Air Pascabencana di Padang, Ahli Geologi: Sumur Bor Bukan Solusi Jangka Panjang
Dana TKD Rp2,5 T Pemulihan Pascabencana Sumbar Diawasi BNPB hingga Kementerian
Dana TKD Rp2,5 T Pemulihan Pascabencana Sumbar Diawasi BNPB hingga Kementerian
Pembangunan Ratusan Huntap Pascabencana di Padang Dimulai September 2026
Pembangunan Ratusan Huntap Pascabencana di Padang Dimulai September 2026