BPBD Sumbar Kirim Mobil Tangki Air ke Dharmasraya dan Padang Atasi Kekeringan

Beberapa bulan belakangan ini, curah hujan di Kota Padang rendah. Hal ini dikarenakan musim kemarau melanda Ibu Kota Sumbar

Ilustrasi Kran Air. (Foto: Heung Soon/pixabay.com)

Langgam.id – Kekeringan hingga berdampak kepada keterserdian air melanda empat kecamatan di Kabupaten Dharmasraya dan dua kecamatan di Kota Padang. Hal ini dipicu kemarau panjang yang melanda.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar Ilham Wahab mengatakan, pihaknya telah mengirimkan bantuan mobil tangki air untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

“Untuk Dharmasraya, kami sudah mengirimkan dua unit mobil tangki air. Mobil ini digunakan untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat,” ujar Ilham kepada Langgam.id, Jumat (4/9/2026).

Menurut Ilham, bantuan mobil tangki air ini merupakan langkah sementara untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama kondisi kekeringan berlangsung.

Untuk di Kota Padang, BPBD Sumbar telah mengirimkan satu unit mobil tangki ke wilayah terdampak.

“Hari ini kita juga sudah mengirimkan satu unit mobil tangki ke Kota Padang. Sekarang sedang proses serah terima dengan Pemerintah Kota Padang,” jelasnya.

Ilham menambahkan, penanganan kekeringan akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah.

“Pemerintah tidak dapat menerapkan langkah yang sama untuk seluruh wilayah karena tingkat dampak kekeringan berbeda-beda,” ujarnya.

Kata Ilham, kondisi cuaca kering diperkirakan masih berlangsung cukup panjang. Bahkan, potensi kekeringan diperkirakan masih dapat terjadi hingga tahun depan.

“Kami masih memprediksi cuaca kering sampai tahun depan. Jadi, potensi kekeringan ini masih cukup panjang,” ungkapnya.

Karena itu, BPBD Sumbar terus melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk memantau kebutuhan air bersih masyarakat.

Ilham menegaskan, bantuan akan diberikan berdasarkan tingkat kebutuhan dan kondisi di lapangan.

“Kami harus mengambil tindakan yang tepat karena sumber daya kita juga terbatas. Jadi, bantuan harus diberikan sesuai kebutuhan dan kondisi di daerah,” tuturnya. (WAN)

Baca Juga

Dinsos Padang Siapkan Dapur Umum Bantu Korban Banjir
Dinsos Padang Siapkan Dapur Umum Bantu Korban Banjir
Kondisi banjir di kawasan Lumin Park Lubuk Minturun, Koto Tangah, Padang. (Dok. Istimewa)
Lumin Park Padang Berulang Dihantam Banjir, Walhi Sumbar Desak Evaluasi Penataan Ruang Daerah Rawan Bencana
Dua Kecamatan di Padang Terparah Terdampak Banjir, 100 Warga Limau Manis Dievakuasi
Dua Kecamatan di Padang Terparah Terdampak Banjir, 100 Warga Limau Manis Dievakuasi
Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga di Tengah Banjir Padang
Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga di Tengah Banjir Padang
Kondisi terkini banjir kanal kota Padang tempat penyelenggaraan cabor dayung di Porprov Sumbar 2026.(Panitia Porprov Sumbar)
Dua Cabor Porprov Sumbar 2026 Terganggu Hujan Deras, Dayung Terancam Tertunda
Kondisi banjir di kawasan Lumin Park Lubuk Minturun, Koto Tangah, Padang. (Dok. Istimewa)
Hujan Deras Picu Banjir di Kota Padang, Lubuk Minturun dan Guo Kembali Terendam