Hilang Sehari, Pekerja Sawit di Pasaman Barat Ditemukan Tak Bernyawa

jasad pekerja sawit yang ditemukan meninggal di Pasaman Barat

jasad pekerja sawit yang ditemukan meninggal di Pasaman Barat. (Foto: SAR Pos Pasaman)

Langgam.id – Sesosok mayat ditemukan di perkebunan sawit di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat (Sumbar), Jumat (24/1/2020), sekitar pukul 08.10 WIB.

Koordinator Pos SAR Pasaman, Zulfahmi, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, korban bernama Kurnia (19), warga Nagari Sungai Aua, Kecamatan Sungai Aua, Kabupaten Pasaman Barat.

Pekerja lepas perusahaan sawit tersebut dinyatakan hilang sehari sebelum ditemukan meninggal dunia.

“Kami menerima info hilangnya korban sehari sebelum dinyatakan meninggal dunia. Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi korban biasa bekerja atau sekitar 500 meter dari awal korban hilang,” kata Zulfahmi, Jumat (24/1/2020).

Ia mengungkapkan, korban ditemukan dengan kondisi tertelungkup. Sementara barang bawaan korban berupa alat semprot hama, sepeda motor, dan alat pelindung kepala ditemukan di lokasi korban.

“Dugaan sementara kami itu digigit ular, namun itu baru kesimpulan awal karena barang bawaannya tidak ada yang hilang. Selanjutnya kami serahkan ke pihak kepolisian,” tuturnya. (Irwanda/ICA)

Baca Juga

Kondisi Bus ALS usai kecelakaan. (Foto: Polres Pasaman Barat)
Kronologi Bus ALS Tabrak Pelajar hingga Meninggal di Pasaman Barat
Kondisi Bus ALS usai kecelakaan. (Foto: Polres Pasaman Barat)
Bus ALS Tabrak Pemotor hingga Masuk Selokan di Pasaman Barat, 1 Orang Meninggal
Kasus Puluhan Anak Diduga Keracunan Bakso Tusuk di Pasaman Barat, Dinkes Tunggu Hasil Labor
Kasus Puluhan Anak Diduga Keracunan Bakso Tusuk di Pasaman Barat, Dinkes Tunggu Hasil Labor
Libur Lebaran, Pantai Muaro Sasak Dipadati Ribuan Wisatawan
Libur Lebaran, Pantai Muaro Sasak Dipadati Ribuan Wisatawan
Sosok mayat perempuan ditemukan di aliran sungai di Nagari Barung Barung Balantai, Kacamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan,
Warga Karawang Ditemukan Meninggal di Sungai di Pessel: Kondisi Tak Utuh, Diduga Dimakan Biawak
Sebanyak 22 sekolah di Pasaman Barat terendam banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur daerah tersebut
22 Sekolah di Pasbar Terendam Banjir, Aktivitas Belajar Mengajar Terganggu