Warga Karawang Ditemukan Meninggal di Sungai di Pessel: Kondisi Tak Utuh, Diduga Dimakan Biawak

Sosok mayat perempuan ditemukan di aliran sungai di Nagari Barung Barung Balantai, Kacamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan,

Ilustrasi mayat: Karya: Fauzan Hidayat/langgam.id

Langgam.id – Sosok mayat perempuan ditemukan di aliran sungai di Nagari Barung Barung Balantai, Kacamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (4/2/2026). Kondisi jenazah tidak utuh, dari pinggang ke atas hanya tinggal kerangka.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan, dan diketahui jenazah perempuan tersebut diketahui bernama Wati Susilawati (36 tahun), warga asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Kasat Reskrim Polres Pesisir Selatan, AKP M Yogie Biantoro, mengatakan kepolisian telah berkomunikasi dengan pihak keluarga.

“Tidak ada unsur kekerasan dan pidana dalam penemuan mayat ini. Keluarga sudah ikhlas, namun keluarga tidak ada biaya untuk pemulang jenazah,” ujar Yogie, Kamis (5/2/2026).

Yogie menambahkan, pihak keluarga telah meminta untuk dimakamkan di Kabupaten Pesisir Selatan. Kepolisian telah berkoordinasi dengan dinas sosial terkait pemakaman.

“Karena terkendala biaya, jadi keluarga tidak bisa datang. Jenazah dimakamkan di sini,” ungkapnya.

Diduga Terpeleset di Sungai, Dimakan Biawak

Hasil penyelidikan sementara, kata Yogie, korban diduga terpeleset di sungai saat dibawa kabur oleh suami sirinya yang merupakan salah satu pelaku curanmor. Sementara kondisi jenazah tidak utuh kemungkinan dimakan biawak.

“Korban kemungkinan terpeleset di dekat sungai karena tidak tahu medan di dalam hutan saat bersama suami sirinya. Jenazah lalu hanyut,” katanya.

Yogie menyebutkan, kepolisian mendapat informasi dari pihak keluarga bahwa suami siri korban telah mendatangi rumah mereka di Karawang. Lalu menceritakan kronologi tersebut.

“Jadi pada tanggal 24 Januari, kami mengungkap kasus curanmor, ada tiga pelaku, dua orang sudah ditangkap, satu lagi merupakan suami siri korban ini,” imbuhnya.

“Nah, satu pelaku ini mencoba kabur, tapi sebelumnya dia sempat menjemput istrinya di rumah dan mengajak lari masuk ke dalam hutan. Mereka masuk hutan, menyeberang sungai, kemungkinan istrinya terpeleset dan hanyut,” sambung Yogie. (y)

Baca Juga

Sejumlah wilayah di Pesisir Selatan diterjang banjir hingga longsor karena dipicu hujan deras. (Dok. BPBD Kabupaten Pesisir Selatan)
Saluran PDAM Putus Akibat Banjir, Penyintas Bencana di Tapan Pesisir Selatan Butuh Air Bersih
Alat berat membersihkan material longsor di Nagari Sungai Gambir Sako Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Pesisir Selatan
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Usai Dilanda Banjir dan Longsor
Satpol PP Amankan Pria dan Wanita Bukan Pasutri di Penginapan Tarusan Pesisir Selatan
Satpol PP Amankan Pria dan Wanita Bukan Pasutri di Penginapan Tarusan Pesisir Selatan
Banjir
4.240 Terdampak dan 63 Warga Mengungsi akibat Banjir di Pesisir Selatan
Sejumlah wilayah di Pesisir Selatan diterjang banjir hingga longsor karena dipicu hujan deras. (Dok. BPBD Kabupaten Pesisir Selatan)
Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan, Sejumlah Titik Butuh Alat Berat
Nagari Ampiang Parak Terima Sertifikat Tsunami Ready UNESCO
Nagari Ampiang Parak Terima Sertifikat Tsunami Ready UNESCO