Hasil Swab 24 Santri Pulang dari Jawa Timur Asal Pesisir Selatan Negatif Corona

Pemkab Pesisir Selatan Kembali Fungsikan Rusunawa Painan untuk Tempat Isolasi

Ilustrasi - karantina corona (Foto: Congerdesign/pixabay.com)

Langgam.id- Sebanyak 24 santri Pondok Pesantren Temboro Magetan, Jawa Timur yang pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar), dinyatakan negatif corona atau Covid-19.

Baca juga: 25 Santri dari Jawa Timur Asal Pesisir Selatan Dikarantina di Painan

Mereka dinyatakan tidak terinfeksi corona setelah keluarnya hasil pemeriksaan swab spesimen dari Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Unand. Sebelumnya para santri tersebut, sempat menjalani karantina di Rusunawa Painan.

“24 santri yang hasil swab negatif telah dipulangkan ke rumah mereka masing-masing. Satu orang lagi masih menunggu hasil swab,” kata Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Pesisir Selatan, Rinaldi Dasar dalam keterangan tertulisnya kepada langgam.id, Minggu (3/5/2020).

Ia menyebutkan puluhan santri itu berasal dari beberapa kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan. Di antaranya 10 orang asal Kecamatan Silaut, 12 orang dari Kecamatan Lunang dan tiga orang dari Kecamatan Sutera.

Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Pesisir Selatan, mengucapkan terima kasih kepada para santri bersama orang tua yang telah bekerja sama dalam melakukan pencegahan dan penanganan wabah. Termasuk kerja keras para unsur nagari hingga camat serta stakeholder terkait.

“Pak Bupati mengajak segenap masyarakat mulai dari tingkat kampung, nagari, kecamatan hingga kabupaten untuk saling bahu membahu melakukan pencegahan terhadap penyebaran covid-19 ini di Pesisir Selatan,” ucap Rinaldi.

Rinaldi mengatakan terhitung Sabtu (2/5/2020), tidak terjadi penambahan kasus positif covid-19 di Kabupaten Pesisir Selatan. Jumlah kasus masih tetap bertahan pada angka 16 pasien, lima di antaranya dinyatakan sembuh.

“Alhamdulillah kita kembali bersyukur tidak ada penambahan kasus. Lima orang sembuh dari 16 orang, artinya tersisa 11 orang dan itupun kebanyakan menjalani karantina. Hanya satu dirawat di RSAM Bukittinggi,” katanya. (Irwanda/SRP)

Baca Juga

Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Keluarga Minta Diusut Tuntas, Punggung Guru yang Meninggal di Mes Polisi Pesisir Selatan Memerah
Sosok mayat perempuan ditemukan di aliran sungai di Nagari Barung Barung Balantai, Kacamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan,
Kasus Guru PPPK Meninggal di Mes Polisi, Orang Tua Korban Beberkan Kejanggalan
Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Guru PPPK Meninggal di Kamar Mes Polisi, Kasus Masih Diselidiki
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022, BI Sumbar Bawa Rp 5,9 Miliar ke Mentawai
Pengusaha Dapur MBG di Pesisir Selatan Polisikan Yayasan dan Pemilik Lahan, Klaim Rugi Rp1 Miliar
Ilustrasi pocong. (Dok. AI)
Heboh Video “Pocong Begal” Gegerkan Warga Pesisir Selatan, Ini Kata Polisi
Tim SAR evakuasi jasad bocah 10 tahun yang ditemukan meninggal. (Foto: Basarnas Padang)
Bocah 10 Tahun yang Hilang Terseret Arus Muara di Pisisir Selatan Ditemukan Meninggal