Hari Pertama Operasi Patuh Singgalang di Padang, 400 Kendaraan Ditilang

Ditlantas Polda Sumbar dan Polres jajaran melaksanakan Operasi Patuh Singgalang 2023 yang berlangsung selama 14 hari. Kegiatan ini dimulai

Plang Operasi Patuh Singgalang 2019 di Jalan Khatib Sulaiman, Kota Padang (Foto: Ist/Humas Polresta Padang)

Langgam.id – Hari pertama dilaksanakannya Operasi Patuh Singgalang 2019 di Kota Padang, sebanyak 400 kendaraan ditilang, Kamis (29/08/2019).

Kanit Turjawali Unit Patwal Satlantas Polresta Padang, Ipda Arifin mengatakan, operasi patuh hari pertama, masih banyak ditemui kendaraan yang belum membayar pajak.

“Ada juga pengendara yang melawan arus, dibawah umur dan menggunakan handphone saat berkendara,” ujarnya melalui rilis yang diterima Langgam.id, Jumat (30/08/2019).

Sementara, sasaran dari Operasi Patuh Singgalang 2019 yaitu penindakan terhadap pengendara motor yang tidak menggunakan helem Standar Nasional Indonesia (SNI), pengendara mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman.

Lalu, pengemudi mobil yang melaju melebihi kecepatan maksimum yang ditentukan, pengendara yang melawan arus, mabuk  saat berkendara, pengendara di bawah umur, menggunakan handphone saat berkendara dan kendaraan yang menggunakan lampu rotoar atau sirine.

“Kami mengimbau, agar pengendara selalu memperhatikan kelengkapan kendaraan, kelengkapan pribadi dan kelayakan kendaraannya,” jelas Arifin.

Operasi Patuh Singgalang 2019 di Kota Padang, dilaksanakan pagi dan sore. “Ada beberapa titik, diantaranya Sawahan, Alang Laweh, Lolong dan di Khatib Sulaiman,” ucapnya.

Diketahui sebelumnya, Operasi Patuh Singgalang 2019 akan dilaksanakan selama 14 hari, berakhir 11 September nanti. “Kita berharap, adanya operasi patuh ini, dapat mendisiplinkan pengendara untuk mentaati aturan berlalu lintas,” kata Arifin. (*/ZE)

Baca Juga

Banjir di Kecamatan Kuranji, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Banjir di Padang Terus Berulang, DPRD Dorong Solusi dari Hulu hingga Muara
Kemunafikan Kaum Maskulin
Kemunafikan Kaum Maskulin
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, Senin (3/8/2026)
Banjir Kota Padang, Wagub Vako: 1.488 KK Terdampak, 1.377 Warga Sempat Mengungsi
Walikota Padang, Fadly Amran.
Fadly Amran Tinjau Pembersihan Lumpur Sisa Banjir SMPN 41, Targetkan Proses Belajar Kembali Normal
Banjir merendam SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Senin (3/8/2026).
Cerita Kepsek SMPN 41 Pantau CCTV Saat Banjir Rendam Gedung Sekolah
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang