Harga Cabai Merah Kriting di Agam Turun Drastis

Banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Sumatra Barat dalam beberapa hari terakhir mulai berdampak terhadap bahan pokok,

Ilustrasi pedagang cabai. (Foto: Irwanda)

Langgam.id – Pasca mengalami kenaikan signifikan beberapa hari lalu, harga cabai merah kriting di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Agam kini turun drastis.

Winda, seorang warga Lubuk Basung, mengatakan pada hari Senin (18/3) bahwa dia membeli cabai merah di Pasar Inpres Padang Baru Lubuk Basung dengan harga Rp60 ribu per kilogram.

“Harga cabai sudah mulai turun dari beberapa hari sebelumnya, yang mencapai Rp120 ribu per kilogram,” ujarnya.

Saat harga cabai naik beberapa hari lalu, Winda mengaku tidak menduga harganya melonjak secara signifikan, dari Rp80 ribu menjadi Rp120 ribu per kilogram.

“Sempat berfikir apakah harga ini akan bertahan atau naik hingga lebaran, tapi kita ke pasar kemarin ternyata harganya sudah mulai turun,” katanya.

Winda menambahkan, harga cabai di pasar bervariasi sesuai kualitasnya, mulai dari Rp60 ribu hingga Rp80 ribu per kilogram.

“Kata pedagang, harga ini tergantung kualitas. Jika kualitas sedang, tentu bisa mendapat harga terendah,” sebutnya, dicuplik dari AMCNews, Selasa (19/3/2024).

Dengan turunnya harga cabai merah kriting, Winda berharap harga bahan pokok lainnya juga akan turun.

“Semoga harga cabai merah kriting tidak naik lagi. Jika tidak turun, setidaknya bertahan di harga saat ini,” katanya.

“Karena jelang lebaran nanti kita akan banyak membutuhkan cabai dan bahan-bahan lainnya. Jika harganya naik, sangat memberatkan bagi masyarakat,” pungkasnya. (*/Yh)

Tag:

Baca Juga

Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
Heboh Mobil Dinas Dipakai Istri ke Kampus, Ketua DPRD Limapuluh Kota Minta Maaf
Heboh Mobil Dinas Dipakai Istri ke Kampus, Ketua DPRD Limapuluh Kota Minta Maaf
Jumlah pelanggan listrik di Sumatra Barat (Sumbar) pada 2022 lalu mencapai 1.628.705. Jumlah ini meningkat 4,42 persen dibandingkan 2021
PLN Klaim Sistem Kelistrikan di Sumbar Sudah Pulih Total
Listrik di Sumbar Gagal Pulih Total Pukul 9 Malam, PLTU Ombilin Masih Bermasalah!
Listrik di Sumbar Gagal Pulih Total Pukul 9 Malam, PLTU Ombilin Masih Bermasalah!
Pasokan Listrik PLN
Listrik di Sumbar Padam Bergilir hingga Pukul 9 Malam, Target PLN Molor dari Jam 3 Sore!
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu