Hadiri Panen Raya di Solok, Gubernur Harap Sumbar Jadi Lumbung Beras Nasional

Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Wahyu Wibawa mengungkap beberapa alasan yang menentukan tingkat adopsi varietas padi di

Kegiatan panen raya padi di Koto Baru, Kabupaten Solok. (foto: IG @mahyeldisp)

Langgam.id Gubernur Sumbar Mahyeldi menghadiri panen raya padi di Koto Baru, Kabupaten Solok, Kamis (22/4/2021).

Menurut Mahyeldi, dengan adanya panen raya padi ini, merupakan sebagai bentuk upaya agar Sumbar menjadi lumbung beras nasional.

“Terutama Solok yang akan dijadikan sentra beras nasional. Sejalan dengan salah satu program unggulan pemerintah provinsi dalam bidang pertanian,” tulis Mahyeldi dalam akun Instagramnya @mahyeldisp.

Mahyeldi menjelaskan, untuk mewujudkan harapan tersebut, diperlukan penguatan pertanian dari hulu hingga hilir.

Selain itu terangnya, perlu juga disediakan berbagai fasilitas pendukung. Antara lain, perbaikan jaringan irigasi, pompanisasi, pembuatan embung, cetak sawah baru dan lainya.

“Semua ini diharapkan dapat meningkatkan Luas Tambah Tanam (LTT) dan akan berdampak pada peningkatan produksi  padi di Sumbar,” sebut Mahyeldi.

Ia juga mengharapkan agar para petani yang ada di Solok bisa lebih meningkatkan hasil pertaniannya, sehingga masyarakat bisa sejahtera. (*/yki)

Baca Juga

Pelaku dugaan tindak pidana pencabulan anak di bawah umur di Kabupaten Solok. (Dok. Polres Solok)
Ayah di Solok Diduga Cabuli Anak Tiri Usia 17 Tahun, Muka Lebam Diamuk Massa
Gubernur Sumbar Instruksikan BPJN Perbaiki Jalan di Lokasi Kecelakaan Wagub Vasko 
Gubernur Sumbar Instruksikan BPJN Perbaiki Jalan di Lokasi Kecelakaan Wagub Vasko 
Saat Galodo Melahirkan Krisis, Bulog Menjaga Harapan
Saat Galodo Melahirkan Krisis, Bulog Menjaga Harapan
Glamping Lakeside di Alahan Panjang saat dipasang garis polisi. (Foro: Polsek Lembah Gumanti)
Update Kasus Bulan Madu Berujung Maut di Glamping Lakeside Alahan Panjang, Polisi Bakal Periksa 2 Dokter SPH
Tersangka penganiayaan anak berusia tiga tahun saat diamankan polisi. (Foto: Polres Solok)
Kronologi Balita 3 Tahun Luka-luka Dianiaya Ayah Tiri, Dalih Santet hingga Dibawa ke Solok
Tempuh Jalan Berlumpur 6 Jam, Melihat Pengabdian Guru di Pelosok Kabupaten Solok
Tempuh Jalan Berlumpur 6 Jam, Melihat Pengabdian Guru di Pelosok Kabupaten Solok