Gunung Marapi Kembali Erupsi

Gunung Marapi di Sumatra Barat kembali mengalami erupsi pada Senin (16/3/2025) sekitar pukul 11.20 WIBDilansir dari situs Magma Indonesia

Erupsi Gunung Marapi pada Senin (17/3/2025) siang. [foto: Magma Indonesia]

Langgam.id – Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali menunjukkan aktivitas vulkanik. Erupsi terjadi pada Senin malam, 14 Juli 2025, pukul 19.15 WIB, namun tinggi kolom abu tidak teramati secara visual akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung. Kendati demikian, erupsi terekam jelas melalui seismograf dengan amplitudo maksimum 12,5 mm dan durasi sekitar 31 detik.

PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) menetapkan status Gunung Marapi tetap pada Level II (Waspada). Dalam keterangannya, masyarakat dan wisatawan diimbau tidak mendekati area dalam radius 3 km dari pusat aktivitas, yakni Kawah Verbeek.

“Masyarakat di sekitar Marapi kami minta untuk tetap waspada. Radius 3 kilometer dari kawah sebaiknya steril dari aktivitas manusia,” kata petugas dari Pos Pengamatan Gunungapi Marapi di Bukittinggi, dalam rilis resmi yang diterbitkan oleh PVMBG.

Peringatan juga disampaikan kepada warga yang tinggal di bantaran sungai yang berhulu dari puncak Marapi, terutama menjelang musim hujan. Potensi bahaya lahar dan banjir lahar dingin bisa meningkat sewaktu-waktu.

Di sisi lain, PVMBG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi bohong atau hoaks seputar aktivitas gunungapi. Semua pihak diminta mengacu hanya pada sumber resmi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing isu yang tidak jelas asal-usulnya. Ikuti perkembangan hanya dari kanal-kanal resmi PVMBG dan pemerintah daerah,” lanjut pernyataan PVMBG.

Erupsi ini menjadi pengingat bahwa aktivitas vulkanik Gunung Marapi masih berlangsung. Oleh karena itu, warga di Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam diminta terus meningkatkan koordinasi dengan pihak PVMBG maupun Pos Pengamatan Gunungapi Marapi di Jl. Prof. Hazairin No.168 Bukittinggi.

Sebagai langkah antisipasi, PVMBG juga menyarankan penggunaan masker bila terjadi hujan abu, guna mencegah gangguan pernapasan atau ISPA. (*/Yh)

Baca Juga

Polda Sumbar memperlihatkan barang bukti saat penggerebekan kampung narkoba di Polda Sumbar.
Polda Gerebek Kampung Narkoba di Padang, DPRD: Ini Tamparan Keras
Asap Karhutla, Kasus ISPA di Kota Padang Meningkat Tajam 
Asap Karhutla, Kasus ISPA di Kota Padang Meningkat Tajam 
Alat berat membersihkan material longsor di Nagari Sungai Gambir Sako Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Pesisir Selatan
Enam Hari Pascabanjir, Warga Rahul Tapan Pessel Butuh Bantuan Sembako hingga Peralatan Sekolah
Pemuda mentawai Yogi terdakwa kasus penyediaan jasa telekomunikasi ilegal saat sidang putusan di Pengadilan Negeri Padang, Kamis (15/10/2026). Foto: Ghafar/Langgam
Sidang Internet Ilegal, Majelis Hakim Putuskan Pemuda Mentawai Yogi Tak Dijatuhi Pidana
Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Kualitas Udara Memburuk, Kota Padang Kembali Terapkan PJJ
Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang di Kota Padang, DPRD Soroti Izin Bangunan di Sempadan Sungai