Gubernur Sumbar Surati Air Asia untuk Hentikan Penerbangan Padang-Kuala Lumpur

Pemprov Sumbar Batasi Kdatangan Pendatang

Gubernur Sumatra Barat, Irwan Prayitno (Foto: Rahmadi/Langgam.id)

Langgam.id – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Irwan Prayitno akan menyurati manajemen Air Asia untuk menghentikan sementara penerbangan rute Padang-Kuala Lumpur maupun sebaliknya. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19).

Diketahui, saat ini terdapat tiga kali sehari penerbangan Air Asia rute Padang-Kuala Lumpur. Meskipun Perdana Menteri Malaysia sudah memberlakukan lockdown.

“Sementara kita melihat dengan kondisi konsiderannya dibuat lockdown karena sudah meningkat jumlah suspect dan bahkan positif corona di Malaysia. Sebelum lockdown itu pun kita kewalahan di airport BIM,” ujar Irwan kepada wartawan di Padang, Selasa (17/3/2020).

Maka dari itu, Irwan minta kepada AirAsia juga mengikuti arahan dari perdana Menteri Malaysia, karena sudah menetapkan lockdown. Diharapkan, tidak tidak melakukan penerbangan dari Malaysia ataupun sebaliknya mulai tanggal 18-32 Maret 2020.

“Sesuai dengan lamanya waktu lockdown di Malaysia. Sehingga, orang yang terkena, terpapar ataupun terkontak tentu diselesaikan di Malaysia. Karena itu lebih baik, lebih terkontrol,” jelasnya.

Irwan berharap, dengan adanya surat ke Manajemen Air Asia, semoga saja dikabulkan. Keputusan, katanya, ada di tangan manajemen Air Asia, apakah surat tersebut diterima atau tidak.

“Merekalah yang menentukan, saya tentu hanya bisa meminta dan memohon untuk tidak beroperasi sementara waktu (penerbangan Padang-Malaysia dan sebaliknya),” kata Irwan.

Hingga berita ini diterbitkan, kami belum mendapat konfirmasi dari pihak Air Asia. Langgam.id sudah berupaya untuk menghubungi, namun belum ada respon.  (Irwanda/ZE)

Baca Juga

Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, Senin (3/8/2026)
Banjir Kota Padang, Wagub Vako: 1.488 KK Terdampak, 1.377 Warga Sempat Mengungsi
Walikota Padang, Fadly Amran.
Fadly Amran Tinjau Pembersihan Lumpur Sisa Banjir SMPN 41, Targetkan Proses Belajar Kembali Normal
Banjir merendam SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Senin (3/8/2026).
Cerita Kepsek SMPN 41 Pantau CCTV Saat Banjir Rendam Gedung Sekolah
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan
Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan
2.033 Warga Padang Terdampak Banjir Dievakuasi
2.033 Warga Padang Terdampak Banjir Dievakuasi