Gerakan Pangan Murah Bapanas di 514 Daerah, Sumbar Pusatkan di Kota Pariaman

Langgam.id — Badan Pangan Nasional (Bapanas) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia, Jumat (13/2/2026). Program ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pangan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Di Sumatera Barat, kegiatan dipusatkan di Rumah Tabuik Subarang, Kota Pariaman, mulai pukul 08.00 WIB. Pelaksanaan kegiatan melibatkan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan setempat, serta didukung sejumlah lembaga pangan negara.

Dalam kegiatan tersebut, Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Barat menyediakan berbagai bahan pokok dengan harga di bawah pasar. Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) disediakan sebanyak 750 kilogram dengan harga Rp60.000 per kemasan, sedangkan beras premium sebanyak 250 kilogram dijual Rp77.000 per kemasan.

Selain itu, minyak goreng curah tersedia 960 liter dengan harga Rp15.500 per liter, dan minyak goreng premium sebanyak 180 liter dijual Rp18.500 per liter. Gula pasir juga disediakan sebanyak 250 kilogram dengan harga Rp18.500 per kilogram.

Ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang Ramadhan, sekaligus menjaga daya beli dan mengendalikan inflasi daerah.

Kepala Bapanas yang juga menjabat Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan bahwa kondisi stok pangan nasional saat ini berada dalam posisi aman dan bahkan mencapai rekor tertinggi.

“Stok beras kita tertinggi sepanjang sejarah. Ini mungkin pertama kalinya di bulan Februari 2026 stok beras mencapai 3,4 juta ton,” ujar Amran saat membuka GPM nasional yang dipusatkan di kantor Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta.

Menurut Amran, Gerakan Pangan Murah menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), mulai dari Imlek, Nyepi, hingga Ramadhan dan Idul Fitri.

Ia menjelaskan, cadangan beras pemerintah saat ini mencapai 3,4 juta ton, diperkuat dengan cadangan program SPHP sekitar 1,5 juta ton. Dengan ketersediaan tersebut, masyarakat dapat memperoleh beras SPHP dengan harga maksimal Rp12.500 per kilogram sesuai ketentuan pemerintah.

Selain beras, pemerintah juga memastikan ketersediaan minyak goreng nasional sekitar 700.000 ton dengan harga eceran tertinggi Rp15.700 per liter. Adapun harga acuan daging ayam berada di kisaran Rp40.000 per kilogram dan daging sapi Rp140.000 per kilogram.

Melalui program ini, pemerintah menyalurkan berbagai komoditas strategis, seperti beras, minyak goreng, cabai, telur, dan bahan pokok lainnya dengan harga terjangkau. Langkah tersebut diharapkan dapat meredam gejolak harga dan memastikan masyarakat dapat mengakses kebutuhan pangan dengan harga stabil menjelang Ramadhan.

Pengawasan distribusi juga diperkuat melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, BUMN pangan, aparat penegak hukum, dan Satgas pengawasan pangan guna memastikan pasokan lancar dan harga sesuai ketentuan di tingkat produsen hingga distributor.

Tag:

Baca Juga

Pastikan Aman dan Bergizi, Satgas MBG Padang Panjang Pantau 7 SPPG
Pastikan Aman dan Bergizi, Satgas MBG Padang Panjang Pantau 7 SPPG
Soal Kabut Asap, Walhi dan Masyarakat Sipil Sumbar Buka Opsi Gugat Pemerintah
Soal Kabut Asap, Walhi dan Masyarakat Sipil Sumbar Buka Opsi Gugat Pemerintah
UIN Imam Bonjol Padang Bantu Pesantren Bustanul Yaqin
UIN Imam Bonjol Padang Bantu Pesantren Bustanul Yaqin
Semarakkan HUT RI, Kodam XX Tuanku Imam Bonjol Tanam 1.000 Pohon di UIN Imam Bonjol Padang
Semarakkan HUT RI, Kodam XX Tuanku Imam Bonjol Tanam 1.000 Pohon di UIN Imam Bonjol Padang
UIN Imam Bonjol Padang Gelar Doa Bersama Sambut HUT ke-81 RI
UIN Imam Bonjol Padang Gelar Doa Bersama Sambut HUT ke-81 RI
Pengenalan Budaya Akademik Kampus UIN Imam Bonjol Padang Resmi Dimulai
Pengenalan Budaya Akademik Kampus UIN Imam Bonjol Padang Resmi Dimulai