Langgam.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur memprakirakan gelombang laut di sejumlah perairan Sumatra Barat (Sumbar) mencapai 2,6 meter pada 8 Oktober 2026.
Berdasarkan prakiraan cuaca maritim yang diterbitkan BMKG pada Senin (5/10/2026), gelombang laut kategori sedang hingga tinggi berpotensi terjadi pada 6-8 Oktober 2026.
Potensi gelombang tertinggi diprakirakan terjadi pada 8 Oktober di perairan Barat Pagai dan Timur Pagai, dengan ketinggian mencapai 2,5 sampai 4 meter.
Pada 6 Oktober pukul 07.00 WIB hingga 7 Oktober pukul 06.00 WIB, tinggi gelombang diprakirakan berkisar 1-2,3 meter. Gelombang kategori sedang dengan ketinggian 1,25-2,5 meter berpotensi terjadi di perairan Agam-Pasaman Barat, Barat Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, Padang-Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Pagai, Timur Siberut, dan Timur Sipora.
Kemudian pada 7 Oktober pukul 07.00 WIB hingga 8 Oktober pukul 06.00 WIB, tinggi gelombang diprakirakan berkisar 1,1-2,5 meter. Gelombang kategori sedang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan tersebut.
Sementara pada 8 Oktober pukul 07.00 WIB hingga 9 Oktober pukul 06.00 WIB, tinggi gelombang diprakirakan mencapai 1,2-2,6 meter. Namun, khusus perairan Barat Pagai dan Timur Pagai, gelombang kategori tinggi dengan ketinggian 2,5-4 meter berpotensi terjadi.
Selain gelombang, BMKG juga memprakirakan kondisi cuaca yang beragam di perairan Sumbar selama periode tersebut.
Pada 6 Oktober, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga hujan petir. Hujan ringan berpotensi terjadi di perairan Agam-Pasaman Barat, Barat Pagai, Barat Sipora, Padang-Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Pagai, Timur Siberut, dan Timur Sipora.
Sementara itu, hujan petir berpotensi terjadi di perairan Barat Siberut.
Pada 7 Oktober, cuaca diprakirakan berawan hingga hujan ringan. Potensi udara kabur diperkirakan terjadi di perairan Barat Siberut, Barat Sipora, dan Timur Siberut.
Adapun pada 8 Oktober, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga hujan ringan. Potensi kabut diprakirakan terjadi di perairan Agam-Pasaman Barat, Barat Siberut, Padang-Padang Pariaman, dan Timur Siberut.
Sedangkan udara kabur berpotensi terjadi di perairan Barat Pagai, Barat Sipora, Pesisir Selatan, dan Timur Sipora. Hujan ringan berpotensi terjadi di perairan Timur Pagai.
Untuk kondisi angin, BMKG memprakirakan angin bertiup dari arah tenggara hingga timur dengan kecepatan 3-11 knot pada 6 Oktober, 2-10 knot pada 7 Oktober, dan 3-12 knot pada 8 Oktober.
Berdasarkan prediksi pasang surut pada 6 Oktober, waktu pasang diprakirakan terjadi pada pukul 12.00-16.00 WIB dan 23.00-03.00 WIB. Sementara waktu surut diprakirakan terjadi pada pukul 07.00-11.00 WIB dan 18.00-22.00 WIB.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, untuk memperhatikan perkembangan kondisi cuaca dan gelombang sebelum melakukan aktivitas di perairan.
Informasi prakiraan cuaca maritim dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG. (WAN)





