Gelar Karya Budaya Sumbar Hadirkan 8 Pertunjukan Teater dan Lomba Esai Nasional

gelar karya budaya

Proses latihan 'Nurani' karya Wisran Hadi oleh Teater Binggo Padangpanjang (31/10). Karya ini akan dipentaskan 9 November mendatang di ISI Padangpanjang. (Foto: Dok. LBK)

Langgam.id – Gelar Karya Budaya (GKB) kembali digelar pada 7 sampai 10 November 2021 mendatang. Sebanyak delapan pertunjukan teater dan lomba esai tingkat nasional turut memeriahkan GKB tahun ini.

“Gelar karya budaya akan menampilkan pertunjukan teater yang diangkat dari naskah Wisran Hadi. Pertunjukan tersebut dapat disaksikan secara luring di Taman Budaya, STKIP PGRI Padang dan ISI Padang Panjang. Serta dapat disaksikan secara daring melalui kanal youtube Lembaga Bumi Kebudayaan,” kata Armeynd Sufhasril selaku Direktur Festival.

Ia mengatakan, delapan kelompok teater yang akan berpartisipasi dalam GKB yakni, Teater Gumala, Teater Balai, Ganto Gaung, Tanah Ombak, Teater Binggo, Komunitas Seni Kuflet, Teater Selembayung dan Teater Batuang Sarumpun.

Selain pertunjukan teater, GKB juga merupakan pintu masuk menuju program Festival Bumi yang lain, yaitu Lomba Esai Teater.

Baca juga: Seniman Asal Sumbar Gusmen Heriadi Gelar Pameran Tunggal ke-10 di Yogyakarta

Lomba tersebut terbuka untuk umum dengan syarat tulisan harus membahas karya-karya pertunjukan yang ditampilkan.

“Dengan adanya penanyangan di kanal youtube, peserta di luar Sumbar dapat berpartisipasi. Apalagi lomba esai teater sangat jarang diadakan. Di sinilah keberhasilan Festival Bumi mengambil posisi,” kata Hendri Fauzan Selaku kepala UPTD Taman Budaya.

Dewan juri yang akan menilai tulisan-tulisan peserta yaitu Ivan Adilla (Akademisi), Shinta Febrianty (Ketua Umum Perkumpulan Nasional Teater Indonesia), dan S Metron Masdison (praktisi teater). Lomba esai akan ditutup pada 24 November 2021.

Diskusi mengenai seniman dan pandemi juga akan digelar setelah pertunjukan teater pada 8 November di STKIP PGRI Sumbar. Pada tanggal 9 November diskusi teater kembali dilakukan di ISI Padang Panjang.

Baca Juga

Khairul Jasmi. (Foto: Do. Probadi)
Tutup Saja Jalan Lembah Anai, Ada Jalur Lain Sejak Zaman Belanda
Ketua Tim Koordinasi Penanganan Pelanggaran Pemanfaatan Ruang Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat meninjau bangunan rangka besi hotel di Lembah Anai, pada Senin 16 Februari 2026.
Tarik Ulur Pembongkaran Bangunan Lembah Anai, dari Maladministrasi hingga Putusan Sela 
Peserta antusias mengikuti seminar. (Foto: Istimewa)
HGI Dorong Literasi Digital sebagai Benteng Generasi Muda
Ekonomi Sumbar Pascabencana Bergeliat, Pasar Rakyat hingga UMKM Kembali Bergerak
Ekonomi Sumbar Pascabencana Bergeliat, Pasar Rakyat hingga UMKM Kembali Bergerak
Pemprov Bakal Bangun Pembatas Jalan Kawat Baja di Lembah Anai
Pemprov Bakal Bangun Pembatas Jalan Kawat Baja di Lembah Anai
Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah - Batusangkar Lumpuh Total
Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah – Batusangkar Lumpuh Total