Fenomena Awan Topi di Puncak Gunung Marapi, Ini Kata BMKG

fenomena

Fenomena cap cloud di Gunung Marapi (dok.BMKG Padang Panjang)

Langgam.id – Fenomena awan topi (cap cloud) muncul di Gunung Marapi, Sabtu (16/1/2021) pagi. Awan topi tersebut dapat terlihat jelas di puncak gunung karena kondisi cuaca yang cukup cerah.

“Fenomena tersebut terjadi dalam cuaca yang cukup cerah, sehingga awan topi terlihat jelas,” kata BMKG Padang Panjang dalam situs resminya.

Menurut BMKG, fenomena cap cloud merupakan fenomena yang biasa disebut awan topi yang tampak diam.

Awan itu merupakan jenis stratus (tumbuh menyamping) yang melayang di atas atau di atas puncak gunung yang terpisah.

“Awan itu terbentuk oleh pendinginan dan kondensasi udara lembab yang dipaksakan naik ke atas karena orografi atau ada gunung (awan) di atas puncak gunung,”

Sehingga, bentuk awan yang lenticular (cekung-cembung) dibentuk oleh angin lapisan atas pada arah horizontal.(*/Ela)

Baca Juga

Sejumlah wilayah di Sumatra Barat (Sumbar) masih berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat selama tiga hari ke depan, Sabtu (31/1/2026)
BMKG: Sumbar Berpotensi Hujan Sedang-Lebat 3 Hari Depan
Pada Rabu (14/1/2026) malam, muncul cahaya di langit Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) yang disebut-sebut menyerupai fenomena aurora
BMKG Ungkap Cahaya di Langit Padang Bukan Aurora: Polusi Cahaya Pantulan di Darat
Aktivitas gempa bumi di Sumatra Barat meningkat dalam sepekan terakhir. BMKG mencatat, pada periode 10-16 Oktober 2025 terdapat 57 kali
Gempa M4,7 Guncang Bonjol Pasaman
BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem di Sumbar
BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem di Sumbar
Sejumlah daerah di Sumatra Barat berpotensi diguyur hujan pada dua hari ke depan, Rabu-Kamis (28-29/1/2026).
Hujan Ekstrem Kembali Guyur Sumbar Pagi Ini, Area Kayu Tanam Tembus 245 mm
Info Terkini Banjir Bandang Lubuk Minturun: 3 Orang Meninggal
Info Terkini Banjir Bandang Lubuk Minturun: 3 Orang Meninggal