Faterna UNAND Lakukan Panen Perdana Jagung Pakan Program MBKM AAP

Faterna UNAND Lakukan Panen Perdana Jagung Pakan Program MBKM AAP

WR II UNAND Dr. Khairul Fahmi mengapresiasi panen perdana jagung pakan program MBKM AAP di Faterna. (Foto: Humas UNAND)

Langgam.id – Fakultas Peternakan (Faterna) Universitas Andalas panen perdana jagung pakan merdeka belajar Agripreneur Accelaration Program (AAP) 1 secara langsung oleh Wakil Rektor II dan Sekjen Charoen Pokphand Foundation di Lahan Jagung Edufarm. 

Panen ini merupakan yang pertama di Indonesia dalam program magang AAP yang bekerja sama dengan Charoen Pokphand dan BISI, diikuti oleh 22 orang mahasiswa peternakan angkatan aktif 2020.  

Kerja sama Fakultas Peternakan dengan PT Charoen Pokphand sudah lama terjalin, yaitu dimulai dengan pembangunan Close HouseClose House ini sendiri terbuka untuk mahasiswa peternakan yang ingin melakukan magang, serta dibermanfaatkan untuk seluruh civitas akademika di Indonesia. 

Dekan Fakultas Peternakan, Dr. Adrizal, M. Si berharap program ini dapat memicu jiwa wirausaha mahasiswa dalam bidang pertanian jagung.

“Hal ini didukung dengan kondisi jagung yang tidak boleh diimpor dan sekitar 50% pakan saat ini juga berasal dari jagung sehingga dengan fakta ini peluang bisnis jagung sangat menjanjikan baik itu untuk mahasiswa dan begitu juga petani jagung,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu (7/2/2024). 

Selain itu, ia juga berharap program ini dapat diberlakukan di Fakultas Teknologi Pertanian untuk melakukan bisnis jagung yang pada akhirnya dapat berswasembada di Universitas Andalas.   

Ucapan selamat juga disampaikan oleh Wakil Rektor II Dr. Khairul Fahmi, SH, MH dan berharap lebih banyak mahasiswa yang terlibat ke depannya serta menjadi tempat belajar bagi mahasiswa tersebut.  

Ditambahkannya, program ini juga sesuai dengan program dari Kementerian yang tidak hanya berdampak pada mahasiswa tapi juga universitas. “Pembinaan terus-menerus terkait wirausaha perlu terus dilakukan yang akan kita andalkan di masa depan,” ujarnya.  

Dari pihak Charoen Pokphand sendiri berharap program yang telah berjalan di Universitas Andalas dapat menjadi contoh untuk Perguruan Tinggi lainnya yang akan mengikuti program AAP.  

Kegiatan panen ini ditutup dengan penandatanganan pembaharuan MoU antara Universitas Andalas dan Charoen Pokphand Foundation.(*/Fs) 

Tag:

Baca Juga

Satpol PP dan Damkar Diminta Kawal Program Strategis Pemprov Sumbar
Satpol PP dan Damkar Diminta Kawal Program Strategis Pemprov Sumbar
KAI Divre II Sumbar Lanjutkan Penataan Perlintasan Sebidang di Kota Pariaman
KAI Divre II Sumbar Lanjutkan Penataan Perlintasan Sebidang di Kota Pariaman
Iduladha 2026: Harga Sapi Kurban di Solok Capai Rp19 Juta per Ekor, Limosin hingga Simental Paling Laris
Iduladha 2026: Harga Sapi Kurban di Solok Capai Rp19 Juta per Ekor, Limosin hingga Simental Paling Laris
Hasil Lab Ada Bakteri Bacillus Cereus, Kasus 25 Anak Keracunan Bakso Tusuk di Pasbar Berakhir Damai 
Hasil Lab Ada Bakteri Bacillus Cereus, Kasus 25 Anak Keracunan Bakso Tusuk di Pasbar Berakhir Damai 
Profil Doni Ikhlas, Ketua DPRD Limapuluh Kota yang Mobil Dinasnya Dipakai Istri ke Kampus
Profil Doni Ikhlas, Ketua DPRD Limapuluh Kota yang Mobil Dinasnya Dipakai Istri ke Kampus
Wako Padang Targetkan Kirim 300 Siswa Kuliah ke Luar Negeri dalam Lima Tahun
Wako Padang Targetkan Kirim 300 Siswa Kuliah ke Luar Negeri dalam Lima Tahun