Dr. Abdullah Khusairi Dilantik Jadi WD III Fakultas Dakwah UIN Imam Bonjol

Bocoran dari pihak penyelenggara Student Literasi Camp (SLC) 2024, akan digelar selama 4 hari, 17-20 Mei 2024. Selama itu, peserta akan

Abdullah Khusairi [Instagram]

Langgam.id-Doktor Pengkajian Islam Bidang Komunikasi dan Media Abdullah Khusairi dilantik menjadi Wakil Dekan III Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Imam Bonjol Padang.

Abdullah Khusairi dilantik menjadi Wakil Dekan III bersama dengan Wanda Fitri sebagai Wakil Dekan II dan Nurfarida Deliani sebagai Wakil Dekan I dan pejabat dari fakultas lainnya. Sementara Dekan dijabat oleh Wakidul Kohar.

Sumpah jabatan diambil oleh Rektor UIN Imam Bonjol Padang Martin Kustati. Rektor resmi melantik wakil pimpinan, sekretaris dan ketua lembaga kampus periode 2021-2025 di Aula Mansur Dt. Nagari Basa, Jumat (25/9/2021).

Baca juga: Viral Wanita Joget di Masjid Raya Sumbar, Ini Tanggapan Pengamat Komunikasi

Saat pelantikan, Martin mengucapkan selamat kepada pejabat kampus yang baru. Serta berterima kasih kepada wakil pimpinan, sekretaris dan kepala pusat pada lembaga kampus sebelumnya.

“Selamat kepada pejabat yang telah dilantik dan semoga Allah Subhanahu wa ta’ala memberikan bimbingan, rahmat dan hidayahnya kepada kita semua,” katanya.

Sementara itu, Abdullah Khusairi mengatakan menjadi wakil dekan merupakan amanah yang diberikan pimpinan kampus untuk membantu dalam bidang kemahasiswaan. Sebagai ASN ia juga harus siap ditugaskan.

Menurutnya seperti arahan rektor, semua harus bekerja keras dengan menjadikan mahasiswa sebagai pusat pelayanan agar kuliah di kampus punya kenangan indah dan mengesankan.

“Jadikan kampus tempat yang riang gembira untuk menuntut ilmu,” katanya.

Selain itu, saat ini kampus menghadapi tantangan karena perubahan sosial pendidikan akibat pandemi Covid-19. Meski demikian, semua pihak di kampus harus berperan dalam membuat semua berjalan dengan baik.

“Kita menghadapi tantangan, perubahan sosial pendidikan karena pandemi. Tapi kita tak boleh berhenti dan harus terus melakukan inovasi, menjalankan tugas agar peran kampus berjalan baik dan benar,” katanya.

Abdullah Khusairi merupakan doktor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 2019. Lelaki kelahiran Sarolangun, Jambi 16 April 1977 silam itu sehari-hari mengajar di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN IB Padang.

Sebelum menjadi dosen dan mengajar di kampus, ia pernah berkarir di dunia jurnalis. Karirnya berawal dari seorang reporter Harian Pagi Padang Ekspres.

Baca juga: Abdullah Khusairi, Mantan Jurnalis Peraih Gelar Doktor dengan Nilai Cum Laude

Setelah itu, ia terus berproses di perusahaan pers jaringan Jawa Pos Grup itu. Di kancah media massa, ia pernah menjabat sebagai Redpel Edisi Minggu Padang Ekspres. Setelah itu, ia juga pernah menjadi Manajer Program dan Produksi Padang TV. Lalu, Pemimpin Redaksi Padang Today, Wakil Pemimpin Redaksi Posmetro Padang.

Saat masih jadi jurnalis, Khusairi juga sempat jadi pengurus Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Padang. Semasa kuliah, ia juga aktif di Lembaga Pers Mahasiswa Suara Kampus UIN IB Padang dan sekarang juga menjadi pembinanya.

Baca Juga

Dinas Perdagangan (Disdag) mengingatkan kepada produsen dan pedagang untuk tidak melakukan penimbunan barang jelang Ramadan dan Lebaran 2025.
Update Harga Sembako Pasar Raya, Bawang Putih Naik, Cabe Stabil
Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi melawat ke luar negeri dalam agenda kunjungan kerja ke Jepang
Gubernur Sumbar Mahyeldi Kunker Luar Negeri ke Jepang
Di Depan Massa Demo, Sekda Tiga Kali Hubungi Wagub Vasko Namun Tak Dijawab
Di Depan Massa Demo, Sekda Tiga Kali Hubungi Wagub Vasko Namun Tak Dijawab
Massa Demo Gubernur Masih Bertahan hingga Malam Ini, Jalan Sudirman Ditutup Sementara
Massa Demo Gubernur Masih Bertahan hingga Malam Ini, Jalan Sudirman Ditutup Sementara
Demo Gubernur Sumbar: Mahasiswa Soroti Tambang Emas Ilegal dan Anggaran Perbaikan Rumah Dinas Pejabat
Demo Gubernur Sumbar: Mahasiswa Soroti Tambang Emas Ilegal dan Anggaran Perbaikan Rumah Dinas Pejabat
Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menyiapkan anggaran sebesar Rp. 3.7 miliar untuk jasa tenaga keamanan.
Pemprov Anggarkan Rp399 Juta Beli Sofa Rumah Dinas, Setara 6 Unit Huntap Korban Banjir