DPRD Sumbar Segera Rapat Bamus Bahas Interpelasi Gubernur

Sebanyak 11 kursi DPRD Sumbar diperebutkan para calon legislatif (caleg) di daerah pemilihan (dapil) 6. Dapil ini sendiri terdiri dari lima

Gedung DPRD Sumbar. (Foto: Rahmadi)

Langgam.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Sumatra Barat (Sumbar) akan segera membawa persoalan interpelasi terhadap Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus), dan akan meminta pandangan seluruh fraksi terkait wacana interpelasi tersebut.

Ketua DPRD Sumbar, Supardi menyebutkan, pihaknya telah melaksanakan rapat pimpinan diperluas untuk menanggapi usulan penggunaan hak istimewa DPRD untuk bertanya kepada gubernur tersebut.

“Kemarin kita sudah sepakati, seluruh fraksi. Telah rapat, bahwa interpelasi akan kita agendakan di Badan Musyawarah (Bamus) berikutnya,” ujar Supardi kepada Langgam.id, Jumat (14/2/2020).

Dalam rapat (Bamus) nantinya, kata Supardi, akan diminta penyampaian pandangan fraksi terhadap usulan interpelasi kepada Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno soal perjalanan dinas ke luar negeri dan pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Menurutnya, DPRD Sumbar melalui Sekretariat Dewan (Sekwan) juga sudah melakukan verifikasi terhadap berkas yang diberikan pengusul hak interpelasi tersebut.

Bamus itu, katanya akan berakhir akhir Februari. Maka, rapat Bamus kedepannya, DPRD mengagendakan paripurna internal untuk penyampaian ekspos dan kesepakatan bahwa hal ini dijadikan interpelasi lembaga.

“Kalau masalah tanggal, itu menyesuaikan saja nanti,” ucapnya.

Diketahui sebelumnya, bahwa DPRD Sumbar akan menggunakan hak interpelasinya terhadap Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. Interpelasi itu merupakan wacana dari Fraksi Gerindra, sebagaimana arahan dari ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Gerindra, Andre Rosiade.

Lalu, Frkasi Gerindra terus melakukan penjaringan, agar fraksi lain juga menyepakati adanya interpelasi terhadap Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno atas perjalanan luar negeri tersebut.

Dalam masa penjaringan, juga muncul wacana bahwa interpelasi tidak hanya soal perjalanan luar negeri. Tapi, juga soal pengelolaan BUMD.

Setelah penjaringan, awalnya hanya tiga fraksi yang menyatakan sepakat dengan adanya interpelasi tersebut, yaitu Gerindra, Demokrat dan Golkar. Usulan juga telah ditandatangani oleh 15 anggota DPRD Sumbar yang terdiri dari 13 anggota DPRD dari fraksi Gerindra, satu dari fraksi Golkar dan satu dari fraksi Demokrat. (Rahmadi/ZE)

Baca Juga

Kunjungi RSU Bunda, Gubernur Mahyeldi Lihat Teknologi Bedah Robot Pertama di Sumbar
Kunjungi RSU Bunda, Gubernur Mahyeldi Lihat Teknologi Bedah Robot Pertama di Sumbar
Gubernur Sumbar Bentuk Tim Tindak Lanjuti Gagasan Ekosistem Ekonomi Haji
Gubernur Sumbar Bentuk Tim Tindak Lanjuti Gagasan Ekosistem Ekonomi Haji
Gubernur Sumbar Tinjau Pelaksanaan SPMB di SMAN 1 Bukittinggi
Gubernur Sumbar Tinjau Pelaksanaan SPMB di SMAN 1 Bukittinggi
Buka Kejurnaswil Kempo se-Sumatra, Gubernur Mahyeldi Soroti Dampak Ekonomi dan Pembinaan Generasi Muda
Buka Kejurnaswil Kempo se-Sumatra, Gubernur Mahyeldi Soroti Dampak Ekonomi dan Pembinaan Generasi Muda
Potensi Remitansi Perantau Sumbar Capai Rp20 Triliun per Tahun, Mahyeldi: Bisa Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Potensi Remitansi Perantau Sumbar Capai Rp20 Triliun per Tahun, Mahyeldi: Bisa Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Gubernur Mahyeldi Akui Pengelolaan Aset Sumbar Belum Optimal, Siapkan Langkah Pembenahan
Gubernur Mahyeldi Akui Pengelolaan Aset Sumbar Belum Optimal, Siapkan Langkah Pembenahan