DPD PIRA Sumbar Bantu Korban Gempa di Pasbar dan Pasaman

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini:  DPD PIRA Sumbar bantu korban bencana gempa bumi di Pasaman Barat (Pasbar) dan Pasaman.

DPD PIRA Sumbar turun ke lapangan membantu korban gempa di Pasbar dan Pasaman. [foto: DPD Gerindra Sumbar]

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini:  DPD PIRA Sumbar bantu korban bencana gempa bumi di Pasaman Barat (Pasbar) dan Pasaman.

Langgam.id – DPD Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Sumbar bantu korban bencana gempa bumi di Pasaman Barat (Pasbar) dan Pasaman. Mereka turun mengusung tema PIRA Sumbar Peduli, hilangkan duka berbagi bahagia.

Kader dari organisasi sayap perempuan Partai Gerindra yang lahir 9 Oktober 2008 itu tak canggung untuk membawa bantuan berupa beras, sarden, air mineral, mie instan langsung ke warga-warga yang tinggal di tenda pengungsian.

Seperti yang terlihat saat Gerindra menyalurkan bantuan di Jorong Pinagar, Nagari Aur Kuning, Kecamatan Pasaman, Pasbar. Ibu-ibu berseragam putih-krem ini begitu cekatan dalam menyalurkan bantuan.

Ketua PD PIRA Sumbar Nurul Anastasia mengatakan, PIRA akan selalu mendukung program-program kemanusiaan yang digelar oleh Gerindra.

Meski beranggotakan perempuan terangnya, mereka siap menembus titik-titik dimana korban bencana mengungsi dan membutuhkan bantuan.

“Alhamdulillah, Sabtu (26/5/2022), sehari setelah gempa Pasbar-Pasaman, tim PIRA juga turut ke lokasi. Mereka mengantarkan bantuan sampai ke tenda-tenda pengungsian, bahkan di lokasi terjauh seperti di Mudik Simpang, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Pasbar,” ujar Nurul Anastasia.

Ketua PIRA Pasbar Dessy Hervy Noenik juga turut dalam kegiatan amal itu bersama timnya. Mereka bergabung dengan pengurus PIRA Sumbar untuk membantu pengungsi korban gempa Pasbar.

“Sejak gempa kami juga sudah turun membantu langsung di lapangan,” bebernya.

Pengurus PIRA Sumbar Reni Kurniawati menambahkan, PIRA tidak sekadar ikut-kutan saja. Tapi juga membantu para korban bencana gempa – terutama yang memiliki dapur umum.

Anggoga PIRA akan memastikan dapur umum bisa digunakan dengan baik dan pasokan bantuan sampai ke warga yang membutuhkan.

Bahkan, saat mengantarkan bantuan ke Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman sebutnya, PIRA juga menyerahkan langsung bantuan kepada Bupati Pasaman Benny Utama.

“Kami juga melihat dan berdialog langsung dengan korban gempa yang masih tinggal di tenda-tenda. Karena rumah mereka yang rusak, atau tidak layak ditempati lagi,” ujar Wakil Bendahara DPD Partai Gerindra Sumbar ini.

Ketua DPD Gerindra Sumbar Andre Rosiade mengatakan, semua elemen di Partai Gerindra turun membantu korban gempa di dua daerah itu.

Baca juga: Gerindra Sumbar Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Pasaman dan Pasaman Barat

“Selain DPC di Pasbar dan Pasaman, DPD Sumbar dan organinasi-organisasi sayap lainnya juga turun membantu. Karena Gerindra adalah partai yang hadir untuk melayani dan membantu masyarakat, termasuk PIRA,” ucap Andre. (*)

Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Hasil Lab Ada Bakteri Bacillus Cereus, Kasus 25 Anak Keracunan Bakso Tusuk di Pasbar Berakhir Damai 
Hasil Lab Ada Bakteri Bacillus Cereus, Kasus 25 Anak Keracunan Bakso Tusuk di Pasbar Berakhir Damai 
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
BPOM Padang menduga penyebab keracunan puluhan siswa SDN 29 Gunung Sariak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang karena mikroba.
Update Kasus 25 Anak Keracunan Bakso Tusuk di Pasaman Barat, Hasil Lab Ditemukan Bakteri Bacillus Cereus
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar