Langgam.id – Tim audit klinis RSUP M Djamil sedang bekerja untuk mengungkap fakta dari kasus meninggalnya bocah bernama Alceo Hanan Flantika.
Hal itu dinyatakan oleh Direktur Utama RSUP M Djamil Padang, Dovy Djanas. “Tim ini sudah bekerja. Apakah sudah SOP dilakukan atau tidak oleh tim medis,” kata Dovy saat konferensi pers, Selasa (21/4/2026).
Diketahui, bayi berumur 14 bulan ini meninggal usai jalani perawatan medis karena alami luka bakar. Keluarga menilai terjadi dugaan kelalaian standar operasional prosedur (SOP) hingga malpratik yang dilakukan RSUP M Djamil Padang.
Dovy menegaskan, RSUP M Djamil Padang berkomitmen menyelesaikan kasus ini dan memastikan tim audit bekerja secara transparan dan tanpa intervensi.
Ia meminta publik untuk bersabar, hasil dari tim audit investigasi dan klinis bekerja ditargetkan selesai secepatnya.
“Yang jelas kami berkomitmen, kalau ditemukan tidak sesuai SOP, kami secara tegas akan melakukan tindakan sesuai aturan berlaku. Ini jadi perhatian kami,” katanya.
“Mari kita tunggu tim audit ini bekerja. Kita percayakan semua, tanpa intervensi, dan semuanya transparan,” sambungnya.
Menurut Dovy, tim audit akan menelaah sesuai dengan dua somasi yang dilayangkan oleh keluarga pasien, yakni persoalan keluhan pelayanan.
“Sudah kami lakukan langkah-langkah terkait dengan keluhan atau somasi keluarga terhadap layanan yang dilakukan. Tentunya dengan kondisi ini kami merasakan kesedihan keluarga. Ini menjadi hal yang segera ditanggapi serius,” katanya. (ICA)





