Dirawat di RSUP M Djamil, Petani Korban Serangan Beruang Butuh Bantuan

Para pengunjung RSUP M Djamil keluar gedung saat gempa magnitudo 5,7 guncang Bengkulu dan Sumbar. (Foto: Irwanda)

Para pengunjung RSUP M Djamil keluar gedung saat gempa magnitudo 5,7 guncang Bengkulu dan Sumbar. (Foto: Irwanda)

Langgam.id – Januar Arifin (38), korban penyerangan beruang di Jorong Kabun, Nagari Sisawah, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat (Sumbar) butuh bantuan dermawan. Petani berusia 38 tahun ini kini masih mendapat perawatan di RSUP M Djamil Padang.

Januar mengalami luka serius di bagian rahangnya. Hal itu diungkapkan oleh salah seorang perwakilan pihak keluarga korban bernama Rahmat Fauzi.

Rahmat mengatakan, paman itu telah menjalani operasi pasca dirujuk ke RSUP M Djamil Padang. Hanya saja, pihak keluarga mengalami kendala dalam pembiayaan karena tidak memiliki jaminan kesehatan apapun seperti BPJS Kesehatan dan asuransi lainnya.

“Paman saya ini merupakan tulang punggung keluarga. Selain membesarkan tiga orang anaknya, beliau juga membesarkan seorang anak yatim,” katanya, Kamis (29/4/2021).

Bagi dermawan yang ingin meringankan beban korban dapat mengirimkan bantuannya ke rekening BRI atas nama Rendi Setiawan dengan nomor 8048-0100-3654-537 atau menghubungi nomor handphone 0852-7813-7013.

Sebelumnya, penyerangan beruang ini terjadi pada Rabu (28/4/2021) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, korban bersama adiknya pergi ke hutan untuk mencari petai.

“Sesampai di hutan, koban bersama adiknya memanjat sebatang pohon petai,” kata Kasubag Humas Polres Sijunjung, AKP Nasrul Nurdin.

Selanjutnya, kata dia, korban bersama adiknya berpindah ke batang pohon petai yang lain. Pohon kedua ini tampak petai yang cukup banyak dan di sekitarnya terdapat batang pohon kayu besar yang sudah tumbang dan berlobang.

“Korban sesaat sempat melihat beruang keluar dari lobang kayu tersebut. Diakibatkan karena kaget, berung itu mengejar korban,” jelasnya.

Mengetahui dikejar beruang, korban bersorak agar adiknya lari. Keduanya awalnya berhasil kabur, namun korban saat itu tersandung kayu hingga akhirnya terjatuh.

Beruang yang berada di belakang mengejar pun langsung menyerang korban di bagian mulut. Adik korban sempat kembali untuk membantu kakaknya dengan cara memukul beruang dengan punggung parang. (Irwanda/ABW)

 

Baca Juga

RSUP M Djamil Ungkap Kondisi Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ayah Tiri di Solok
RSUP M Djamil Ungkap Kondisi Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ayah Tiri di Solok
Langgam.id - Dua pasien Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GgAPA) masih dirawat di RSUP M Djamil Padang, Sumatra Barat (Sumbar).
Sudah 2 Minggu, Audit Internal RSUP M Djamil Padang Soal Kematian Bayi Alceo Belum Ada Hasil 
Langgam.id - Dua pasien Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GgAPA) masih dirawat di RSUP M Djamil Padang, Sumatra Barat (Sumbar).
RSUP M Djamil Padang Bantah Palsukan Surat Kematian Bayi Alceo, Akui Kesalahan Administrasi
Polda Sumbar melaksanakan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Pekat Singgalang 2026 di Lantai 3 Gedung Samapta Mapolda Sumbar
Polisi Sudah Periksa 20 Orang Soal Bayi Alceo Meninggal di RSUP M Djamil Padang
Tim medis RSUP M Djamil Padang melakukan perawatan kepada Sena, balita 3 tahun korban penganiayaan. (Irwanda/Langgam.id)
Pengobatan Balita Dianiaya Ayah Tiri Tak Ditangggung BPJS, Pemkab Solok Cari Solusi
Langgam.id - Dua pasien Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GgAPA) masih dirawat di RSUP M Djamil Padang, Sumatra Barat (Sumbar).
RSUP M Djamil Pasang Badan di Kasus Bayi Alceo, Beri Bantuan Hukum Usai Dokter hingga Dirut Dipolisikan