Dinsos Padang-Batalyon Infanteri 133 Lakukan Pembinaan terhadap Puluhan Anak Jalanan

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Padang bersama Batalyon Infanteri 133 melakukan kegiatan pembinaan terpadu kepada puluhan anak jalanan.

Kegiatan pembinaaan terhadap puluhan anak jalanan di Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti, Air Tawar, Padang. [foto: Diskominfo Padang]

Langgam.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Padang bersama Batalyon Infanteri 133 melakukan kegiatan pembinaan terpadu kepada puluhan anak jalanan.

Kegiatan pembinaaan yang dibuka oleh Pj Sekda Kota Padang, Yosefriawan ini digelar di Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti, Air Tawar, Kamis (27/6/2024).

Yosefriawan mengungkapkan bahwa berdasarkan pantauan atau identifikasi yang telah dilakukan Pemko Padang, bahwa tidak semua anak jalanan adalah akibat dari faktor kemiskinan keluarga saja.

“Akan tetapi sebagian anak yang turun ke jalanan sebagai pemenuhan kebutuhan psikis belaka. Seperti keinginan untuk menyalurkan minat dan berkumpul dengan rekan-rekan mereka,” ujar Yosefriawan.

Ia mengatakan, sesuai dengan amanat Undang-Undang No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Peraturan Pemerintah No 31 tahun 1980 tentang Penanggulangan Gelandangan dan Pengemis menegaskan bahwa gelandangan dan pengemis tidak sesuai dengan norma kehidupan Bangsa Indonesia yang berdasarkan UUD 1945.

Oleh sebab itu, terangnya, Pemko Padang perlu untuk melakukan upaya pembinaan kepada anak jalanan. Hal ini dilakukan untuk menyelamatkan generasi muda dan meraih bonus demografi di tahun 2045.

Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Heriza Syafani mengatakan, pembinaan yang dilakukan kepada anak jalanan bersifat rehabilitasi. Hal ini telah tertuang dalam Peraturan Wali Kota Padang No 41 tahun 2017 tentang Tata Cara Pembinaan Anak Jalanan terdiri dari, Prefentif, Represif, dan Rehabilitasi.

“Salah satu bentuk rehabilitasi adalah melalui pembinaan pola terpadu yang bekerja sama dengan Batalyon 133 Padang,” bebernya.

Ia menambahkan, bahwa Pemko Padang sudah lima kali melakukan kegiatan pembinaan pola terpadu anak jalanan ini. Pada tahun ini, anak yang mendapat pembinaan berjumlah 20 orang dengan sasaran umur 17 tahun ke bawah.

Heriza menjelaskan, bahwa kegiatan ini bertujuan agar mengurangi angka anak jalanan di Kota Padang dan memberikan efek jera kepada anak jalanan agar tidak lagi melakukan aktifitas di jalanan.

“Selain itu, juga meningkatkan ketertiban dan keamanan di Kota Padang, karena kita mengetahui bahwa Padang adalah magnet bagi para pencari pekarjaan dari berbagai daerah, salah satunya pengemis, pedagang asongan, dan anak jalanan,” ujarnya. (*/yki)

Baca Juga

Kerjasama Sister City Padang-Hildesheim, Wako Fadly Usulkan Sejumlah Proyek Pelestarian Lingkungan
Kerjasama Sister City Padang-Hildesheim, Wako Fadly Usulkan Sejumlah Proyek Pelestarian Lingkungan
Dua ruang terbuka hijau baru yang dibangun Pemko Padang, sudah mulai beroperasi awal Januari 2026 ini. Yaitu Taman Rimbo Kaluang dan
Petugas Kebersihan Disiagakan di Taman Rimbo Kaluang dan Aliran Kenangan, Parkir Gratis
Hadiri Inaugurasi JCI West Sumatra, Wako Padang Ajak Perkuat Kolaborasi
Hadiri Inaugurasi JCI West Sumatra, Wako Padang Ajak Perkuat Kolaborasi
Wako Padang Pastikan Warga Terdampak Bencana Sudah Terdata Sebagai Penerima Bantuan
Wako Padang Pastikan Warga Terdampak Bencana Sudah Terdata Sebagai Penerima Bantuan
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Padang bergerak cepat melakukan penanganan dengan menormalisasi aliran sungai dan saluran
Pemko Padang Segera Tetapkan Zona Merah Daerah Aliran Sungai
Melihat Wajah Baru Taman Rimbo Kaluang di Pusat Kota Padang
Melihat Wajah Baru Taman Rimbo Kaluang di Pusat Kota Padang