Dinkes: Pernikahan Dini di Padang Capai 6.000 Pasangan per Tahun

pernikahan dini padang

Ilustrasi - Cincin pernikahan. (Foto: Marla66/pixabay.com)

Langgam.id – Dinas Kesehatan Kota Padang menyebut pasangan usia muda yang menikah setiap tahunnya cukup tinggi. Sebanyak 6.000 pasangan dengan usia di bawah 20 tahun menikah tiap tahunnya.

“Sekitar 6.000 pasangan usia muda naik pelaminan setiap tahunnya. Pernikahan dini ini terjadi bisa karena faktor ekonomi, pendidikan seks yang terlalu dini, dan lainnya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani, Senin (12/4/2021).

Ia menjelaskan, pasangan muda yakni pasangan suami istri yang berusia di bawah 20 tahun. Oleh karena itu, ia mengimbau agar pasangan usia muda menunda kehamilan agar tidak terjadi keguguran dan masalah reproduksi.

Baca juga: Masih Pandemi, Wako Padang Imbau Warga Balimau di Rumah Saja

“Kita imbau kepada pasangan usia muda untuk menunda dulu kehamilannya. Usia di bawah 20 tahun sistem reproduksi wanita belum siap untuk hamil, rentan keguguran,” ujarnya.

Menurutnya, usia 25 tahun hingga 35 tahun merupakan masa yang tepat untuk menerima kehamilan. Sebab di usia 25 tahun adalah saat yang siap menerima kehamilan secara fisik dan psikologis.(*/Ela)

 

Baca Juga

Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Penjelasan Pakar Pendidikan Agar Penerapan PJJ Tidak Sebatas Formalitas
Asap menyelimuti Kota Padang, Jumat (4/9/2026).
Sumbar Minim Titik Api, BMKG Sebut Kepulan Asap Datang dari Luar Sumbar
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang Kota Padang, Tata Ruang Lumin Park Dinilai Bermasalah
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Empat Kali Dilanda Banjir, Warga Lapau Munggu Desak Pemda Keruk Sungai yang Kian Dangkal
Warga Kampung Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang melihat kondisi rumah pascabanjir. Foto: Fajar/Langgam
Pemko Padang akan Relokasi Rumah di Kawasan Rawan, Warga Korban Banjir Enggan Pindah