Dinas Pariwisata Pastikan Kalista Iskandar Bukan Wakil Sumbar

Surat Terbuka untuk Kalista

Finalis Puteri Indonesia, Kalista Iskandar foto bersama istri Wali Kota Padang (kiri) dan istri Gubernur Sumbar (kanan) (Foto: IG Kalista Iskandar)

Langgam.id - Pembicaraan terkait finalis Puteri Indonesia, Kalista Iskandar yang menyandang nama Sumatra Barat (Sumbar) masih terus bergulir.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Novrial juga turut bicara terkait Kalista Iskandar tersebut. Menurutnya, Pemerintah Daerah (Pemda) hanya memfasilitasi pemilihan Uda Uni Sumbar dan ajang pemilihan Duta Wisata hingga tingkat provinsi.

Kalau soal ajang pemilihan Puteri Indonesia, katanya, sepenuhnya diorganisir dan difasilitasi yayasan pengelola, yaitu Yayasan Puteri Indonesia (YPI).

"Mekanismenya, dicari dari kampus ke kampus, informasi itu banyak di internet, itu bisa dicari," ujarnya kepada Langgam.id, Senin (9/3/2020).

Baca juga : Viral Finalis Puteri Indonesia Asal Sumbar Tak Hafal Pancasila

Menurut Novrial, memang tidak ada mekanisme dari YPI, kalau yang bersangkutan harus mendapatkan izin atau rekomendasi dari pemerintah daerah yang diwakilkan.

Sehingga, penyelenggaraan acara tidak terkait dengan pemerintah daerah. "Jadi kalau ada hal seperti itu tentu saya dikasih tahu, jadi tidak ada itu," ungkapnya.

Syarat untuk mewakili daerah yang ditetapkan YPI, kata Novrial, yang bersangkutan harus berasal dari daerah tersebut, atau berdomisili di daerah yang diwakilkan.

Baca juga : Wagub Sumbar Sayangkan Finalis Puteri Indonesia Tak Hafal Pancasila

Bisa juga memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) daerah yang diwakilkan, pernah lahir di daerah diwakilkan, atau orang tuanya berasal dari daerah yang diwakilkan.

Ditegaskannya, pemerintah tidak terlibat, tidak diikutkan, tidak terkait, dan tidak dimintai persetujuan. Tidak ada satu dokumenpun dari yayasan untuk melangsungkan acara meminta dukungan kepada pemerintah untuk menyetujui bahwa Kalista mewakili daerah Sumbar.

"Kalau apakah dia sah mewakili Sumbar atau tidak, tentu YPI yang tahu, karena mereka yang menyelenggarakan," ucapnya.

Menurutnya, terkait Kalista Iskandar tidak lancar melafalkan Pancasila, hal itu tidak perlu dipermasalahkan. Ia meminta berpikir positif saja, apalagi acara itu sudah dari dahulunya dilangsungkan.

Baca juga : Pemprov Tak Tahu Kalista Iskandar Wakili Sumbar di Ajang Puteri Indonesia

Novrial juga menyayangkan banyaknya pihak yang menghujat Kalista Iskandar, apalagi ada yang membawa bawa etnies dan agama.

"Kita mesti tahu bahwa dia membawa nama Sumatra Barat, bukan pemerintah Sumatra Barat, bukan mewakili etnies, itu kan beda," katanya. (Rahmadi/ZE)

Ikuti berita terbaru dan terkini dari Langgam.id. Anda bisa bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update di tautan https://t.me/langgamid atau mengikuti Langgam.id di Google News pada tautan ini.

Baca Juga

Gusria Setiani, Runner-up II Puteri Indonesia 1996 Asal Sumbar. (Foto: Dokumen Gusriani)
Pengakuan Runner-up Puteri Indonesia 1996 Soal Izin Mewakili Provinsi Sumbar
Surat Terbuka untuk Kalista
Surat Terbuka untuk Kalista
Pemprov Tak Tahu Kalista Iskandar Wakili Sumbar di Ajang Puteri Indonesia
Pemprov Tak Tahu Kalista Iskandar Wakili Sumbar di Ajang Puteri Indonesia
Pemprov Tak Tahu Kalista Iskandar Wakili Sumbar di Ajang Puteri Indonesia
Tak Hafal Pancasila, Ini Komentar Finalis Puteri Indonesia Asal Sumbar
Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit. (Foto: Rahmadi)
Wagub Sumbar Sayangkan Finalis Puteri Indonesia Tak Hafal Pancasila
Kalista Iskandar, finalis Puteri asal Sumbar yang tak hafal pancasila. (Foto: Instagram @kalistaiskandar)
Viral Finalis Puteri Indonesia Asal Sumbar Tak Hafal Pancasila