Dikeroyok Rombongan Moge di Bukittinggi, 2 TNI Luka di Bibir hingga Pinggang

Dikeroyok Rombongan Moge di Bukittinggi, 2 TNI Luka di Bibir hingga Pinggang

Ilustrasi Pengeroyokan (Langgam.id)

Langgam.id – Dua orang anggota TNI jadi korban pengeroyokan rombongan Harley Owners Group (HOG) Siliwangi Bandung di Bukittinggi, Sumatra Barat (Sumbar). Keduanya mengalami luka di beberapa bagian akibat kejadian itu.

“Akibat kejadian tersebut korban Serda M mengalami luka pada bagian bibir atas,” kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto, Sabtu (31/10/2020).

Sementara seorang anggota lainnya mengalami cedera di kepala dan pinggang. Polisi pun sudah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus penganiayaan ini.

“Serda Y mengalami bengkak di kepala sebelah kiri belakang, dan memar pada pinggang kiri,” ucapnya.

Sebelumnya, Sebelumnya, video aksi pengeroyokan dan penganiyaan ini beredar di media sosial, khususnya Instagram. Dari perbuatan rombongan motor gede ini, para netizen banyak yang mengecam.

Kapolres Bukittinggi, AKBP Dodi Prawiranegara mengatakan, rombongan motor gede berasal dari Bandung. Mereka akan melakukan perjalanan hingga ke Sabang.

“Rombongan ini berangkat dari Bandung. Mereka rencananya mau ke Sabang secara bersama dengan motor gedenya,” katanya. (Irwanda/ABW)

Baca Juga

BKSDA Sumbar mendatangkan mahout dari Riau untuk mengobservasi perilaku gajah Zidan dan Lia di TMSBK Bukittinggi. (Dok. Istimewa)
BKSDA Datangkan Mahout dari Riau, Observasi Gajah Zidan dan Lia di Bukittinggi
Pembongkaran Kios di Kebun Binatang, Pedagang Laporkan ASN TMSBK ke Polda Sumbar
Pembongkaran Kios di Kebun Binatang, Pedagang Laporkan ASN TMSBK ke Polda Sumbar
Rencana penataan ulang halaman pintu masuk kebun binatang. IST
Penjelasan Pemko Bukittinggi Soal Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang Usai Polemik dari Pedagang
Pemko Bukittinggi merelokasi pedanga di depan pintu masuk kebun binatang ke area Pasar Atas.
Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang, Pemko Bukittinggi Relokasi Pedagang ke Pasar Atas
Kalandra Muhammad Azis, bocah berusia 4 tahun 8 bulan dari Bukittinggi menderita leukemia langka. (Dok. Istimewa)
Bocah 4 Tahun Asal Bukittinggi Berjuang Lawan Leukemia Langka, Butuh Bantuan Operasi ke Luar Negeri
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias membuka rapat kerja Pra Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) I Apeksi
Yayasan Ford de Kock Laporkan Walikota Bukittinggi ke KPK