Demo Kantor Gubernur Sumbar, Mahasiswa Kecewa Mahyeldi Kunker ke Jepang

Demo Kantor Gubernur Sumbar, Mahasiswa Kecewa Mahyeldi Kunker ke Jepang

Mahasiswa berorasi di depan Kantor Gubernur Sumbar. (Foto: Fajar Hadiansyah/langgam.id)

Langgam.id – Massa aliansi organisasi mahasiswa kecewa saat mengetahui Gubernur Sumatra Barat tengah kunjungan luar negeri ke Jepang saat mereka menggelar aksi di depan kantor gubernur, Senin (15/6/2026).

Massa yang sebelumnya berorasi di depan gerbang utama mulai mendorong barikade aparat kepolisian untuk masuk ke halaman kantor. Massa sempat mencoba menerobos masuk ke area kantor gubernur untuk menyampaikan tuntutan secara langsung.

Namun, langkah tersebut langsung dihadang aparat kepolisian yang telah berjaga sejak aksi dimulai. Petugas membentuk barisan di depan gerbang dan meminta peserta aksi tetap menyampaikan aspirasi secara tertib.

Aksi dorong-mendorong sempat terjadi antara massa dan aparat. Meski demikian, situasi dapat dikendalikan dan tidak sampai menimbulkan kericuhan yang lebih besar.

Perwakilan dari Pemprov Sumbar yaitu Asisten I Pemerintahan Ahmad Zakri menyampaikan kepala daerah tidak sedang berada di tempat. “Pak gubernur sedang ke Jepang, sedangkan wagub ke Kabupaten Agam,” kata Ahmad Zakri di hadapan massa demo.

Sejumlah peserta aksi mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu langsung dengan pimpinan daerah. “Kami datang untuk menyampaikan aspirasi secara langsung, tetapi gubernur dan wakil gubernur sedang tidak berada di tempat,” ujar salah seorang peserta aksi saat berorasi.

Salah satu orator demo, Maichel Firmansyah, mengatakan aksi tersebut menyuarakan sejumlah tuntutan, mulai dari penggunaan anggaran daerah, termasuk rencana relokasi dana untuk perbaikan rumah dinas gubernur, wakil gubernur, dan sekretaris daerah.

Selain itu, mahasiswa mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum segera menyelesaikan persoalan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Sumba

“Kami menilai penegakan hukum terhadap pelaku tambang tanpa izin belum berjalan maksimal, sehingga berpotensi merugikan masyarakat serta lingkungan,” katanya. (fix)

Baca Juga

Mahasiswa Unand berbagi makanan ke ojol dan warga Padang usai lulus ujian tesis. (Dok. Istimewa)
Mahasiswa Unand Rayakan Kelulusan Tesis dengan Bagi-bagi Makanan ke Ojol dan Warga Padang, Viral di TikTok
Mahasiswa UNP Dilaporkan Hilang, Ternyata Sudah 3 Semester Tidak Masuk Kuliah
Mahasiswa UNP Dilaporkan Hilang, Ternyata Sudah 3 Semester Tidak Masuk Kuliah
Massa Mahasiswa UIN Imam Bonjol Bubar, Sampaikan Mosi Tidak Percaya ke Kejati Sumbar
Massa Mahasiswa UIN Imam Bonjol Bubar, Sampaikan Mosi Tidak Percaya ke Kejati Sumbar
Tak Temui Massa Aksi, Dirut Perumda Air Minum Bakal Dilaporkan ke BPK dan Wali Kota
Tak Temui Massa Aksi, Dirut Perumda Air Minum Bakal Dilaporkan ke BPK dan Wali Kota
Massa Demo Perumda Air Minum Padang, Bawa Spanduk Setop Air Kotor hingga Copot Dirut
Massa Demo Perumda Air Minum Padang, Bawa Spanduk Setop Air Kotor hingga Copot Dirut
Massa Demo Tuntut Kejati Sumbar Agar Dugaan Intimidasi Tidak Terulang
Massa Demo Tuntut Kejati Sumbar Agar Dugaan Intimidasi Tidak Terulang