Dampak Virus Corona, 22 Hotel di Sumbar Tutup

22 Hotel di Sumbar Tutup Akibat Wabah Virus Corona

Ilustrasi Hotel (Foto: Pixabay)

Langgam.id – Wabah Virus Corona (Covid-19) berdampak terhadap berbagai sektor, termasuk dalam bisnis perhotelan. Hal ini mengakibatkan beberapa hotel di Sumatra Barat (Sumbar) terpaksa menutup aktivitas operasional sementara waktu.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumbar, Maulana Yusran mengatakan, sebanyak 22 hotel telah menyatakan tutup untuk beroperasi. Hotel-hotel itu tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sumbar.

“Sekitar 22 hotel di Sumbar memilih untuk tutup. Sebaran hotel yang tutup itu ada di Kota Padang, Bukittinggi, Padang Panjang hingga Kabupaten Tanah Datar dan Kepulauan Mentawai. Paling banyak terdapat di Padang,” kata Maulana dihubungi Langgam.id, Senin (6/4/2020).

Ia mengungkapkan, penutupan operasional hotel itu diakibatkan tingkat hunian hotel (okupansi) menurun drastis akibat dampak Virus Corona. Bahkan, mayoritas okupansi hotel saat ini hanya lima persen.

“Penutupan ya karena okupansi hotel menurun. Okupansi hotel di Sumbar itu hanya lima persen. Makanya hotel tutup beroperasi, di Sumbar paling banyak tutup itu tertanggal 1 April 2020 hingga waktu yang belum ditentukan,” ungkapnya.

Baca Juga: Dinas Pariwisata Sumbar Minta Dunia Wisata dan Hotel Berbenah Selama Pandemi Corona

Penutupan aktivitas perhotelan ini, kata Maulana juga berdampak terhadap para karyawan. Sehingga pihak hotel memutuskan untuk merumahkan seluruh karyawan.

“Para karyawan hotel terpaksa dirumahkan, ada tanpa dibayar, ada juga masih dibayar setengahnya. Untuk yang masih dibayar karyawannya, tidak tahu entah sampai kapan kekuatan pihak hotel (membayar),” katanya. (Irwanda/ZE)

Baca Juga

Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Kampus Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Breaking News! 8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Sumbar Kerap Diguyur Hujan, BMKG Ungkap Peran Lereng dan Pegunungan
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Sisa lumpur galodo di sejumlah rumah warga di Arusoka, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026)/ Ghafar.
Kalang Kabut Para Pedagang Menyelamatkan Nyawa dari Arus Galodo Solok