Covid-19 di Pessel Meningkat, Dua Kecamatan Hentikan Sekolah Tatap Muka

ilustrasi sekolah

Ilustrasi - ruang kelas di sekolah. (Foto: pixabay.com)

Langgam.id – Jumlah kasus covid-19 di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, kembali bertambah. Sebanyak 23 orang dinyatakan terkonfirmasi positif pada hari ini.

“Penambahan 23 pasien positif covid-19 itu diperoleh dari hasil tes swab yang dilakukan pihak Laboratorium Unand Padang,” ujar Kepala Bagian Humas dan Protokoler Setda Kabupaten Pesisir Selatan, Rinaldi, Jumat (18/09/2020).

Lonjakan kasus positif tersebut berdampak kepada diberhentikannya Proses Belajar Mengajar (PBM) tatap muka di dua kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan dan kembali melakukan metode daring. Kedua kecamatan itu yakni Kecamatan Batang Kapas dan Kecamatan IV Jurai.

Baca juga: 2 Pasien Covid-19 Sumbar Meninggal Hari Ini, dari Tanah Datar dan Pesisir Selatan

“Memang benar, sejumlah daerah di dua kecamatan tersebut kembali kita berlakukan belajar daring/luring. Daerah tersebut Kecamatan IV Jurai yaitu Painan, Salido, Sago, Lumpo, Bunga Pasang, serta Kecamatan Batang Kapas, IV Koto Hilie dan Anakan,” terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Selatan Suhendri, dalam keterangan tertulis pada Kamis (17/09/2020).

Menurut Suhendri, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah penularan Covid-19 khususnya lingkungan sekolah. Karena di dua kecamatan tersebut masih terjadi penambahan kasus positif covid-19. Sementara di kecamatan lain masih melakukan PBM tatap muka.

“Karena adanya penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Pesisir Selatan pada dua kecamatan tersebut, maka kita segera ambil langkah untuk memutus mata rantai virus mematikan tersebut,” ucapnya. (Fath/ABW).

Baca Juga

Tim SAR evakuasi jasad bocah 10 tahun yang ditemukan meninggal. (Foto: Basarnas Padang)
Bocah 10 Tahun yang Hilang Terseret Arus Muara di Pisisir Selatan Ditemukan Meninggal 
Panti Asuhan Nur Ilahi tempat dua siswa AM dan DP tinggal. (Buliza Rahmat/Langgam.id)
Polemik Tunggakan Seragam Rp300 Ribu 2 Siswa di Padang: Putuskan Pindah Sekolah, Kini Dibantu Donatur 
Lokasi bocah 10 taun hilang terseret arus muara. (Foto: Istimewa)
Pencarian Bocah 10 Tahun Hilang Terseret Arus Muara di Pesisir Selatan
Panti Asuhan Nur Ilahi tempat dua siswa AM dan DP tinggal. (Buliza Rahmat/Langgam.id)
Kronologi 2 Siswa MAS Al Furqan Padang Dikeluarkan Sekolah karena Tunggakan Seragam Rp300 Ribu
104 Kepala Sekolah di Agam Berganti
104 Kepala Sekolah di Agam Berganti
Sosok mayat perempuan ditemukan di aliran sungai di Nagari Barung Barung Balantai, Kacamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan,
Warga Karawang Ditemukan Meninggal di Sungai di Pessel: Kondisi Tak Utuh, Diduga Dimakan Biawak