Cabuli Pelajar di Semak-semak, Seorang Nelayan di Padang Diringkus Polisi

Cabuli Pelajar di Semak-semak, Seorang Nelayan di Padang Diringkus Polisi

Ilustrasi - Pencabulan. (Ilustrasi: Langgam.id)

Langgam.id – Polisi meringkus seorang nelayan berinisial HAP (23) yang melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Korban diketahui berusia 14 tahun berstatus sebagai pelajar.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan, korban dicabuli sebanyak empat kali di dalam semak-semak. Saat ini, tersangka telah mendekam di sel tahanan untuk proses lebih lanjut.

“Tersangka dan korban ini berpacaran. Kami menangkapnya beberapa hari lalu,” kata Rico dalam keterangan tertulisnya, Minggu (27/6/2021).

Rico menyebutkan kasus ini terungkap berawal dari korban menceritakan kepada orang tuanya. Keluarga korban akhirnya membuat laporan yang kemudian ditindaklanjuti.

“Perbuatan pencabulan dilakukan tersangka mulai bulan Maret sampai dengan Mei 2021. Dilakukan di semak-semak dekat pantai,” jelasnya.

Sebelumnya, pihaknya kepolisian menangkap tersangka dengan cara bertemu dengan korban. Saat tersangka bertemu dengan korban, dilakukan penangkapan dan langsung dibawa ke Polresta Padang. (Irwanda)

Baca Juga

Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Penjelasan Pakar Pendidikan Agar Penerapan PJJ Tidak Sebatas Formalitas
Asap menyelimuti Kota Padang, Jumat (4/9/2026).
Sumbar Minim Titik Api, BMKG Sebut Kepulan Asap Datang dari Luar Sumbar
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang Kota Padang, Tata Ruang Lumin Park Dinilai Bermasalah
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Empat Kali Dilanda Banjir, Warga Lapau Munggu Desak Pemda Keruk Sungai yang Kian Dangkal
Warga Kampung Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang melihat kondisi rumah pascabanjir. Foto: Fajar/Langgam
Pemko Padang akan Relokasi Rumah di Kawasan Rawan, Warga Korban Banjir Enggan Pindah