Bupati Limapuluh Kota Minta Kasus VCS Jangan Dihebohkan Lagi, Polda Sumbar Ungkap Beban Psikologis

Mutasi polda sumbar, 902 kasus narkoba sumbar

Mapolda sumbar [dok.Polri]

Langgam.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat (Sumbar) meminta kasus rekaman video call sex (VCS) yang melibatkan Bupati Limapuluh Kota, Safni, tidak dihebohkan kembali.

Hal itu dinyatakan Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya. Menurutnya, permintaan itu disampaikan Bupati Safni karena kasus tersebut berdampak pada beban psikologi.

“Ini terkait keluarganya dengan anak-anaknya. Beban psikologis, kita juga merasakan, kalau bisa jangan dibikin (beritanya) lagi,” ujar Susmelawati kepada Langgam.id, Kamis (23/4/2026).

Terkait perkembangan kasus VCS ini, Susmelawati mengaku belum mengetahui sudah sampai sejauh mana. Kasus tersebut ditangani Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Sumbar.

Kasus VCS Bupati Limapuluh Kota ini menjerat seorang pria berinisial ABG yang ternyata narapidana Lapas Sarolangun. Polda Sumbar juga menyatakan bahwa rekaman VCS adalah editan, sesuai pengakuan pelaku.

Sementara, analisis Pakar Telematika Abimanyu Wachjoewidajat menyatakan rekaman VCS diduga bukan editan. Sosok pria dan perempuan di dalam rekaman VCS tidak ada rekayasa. (ICA)

Baca Juga

Aksi Demo di Mapolda Sumbar: Massa Bawa Poster "Polda Busuk", Sempat Saling Dorong dengan Polisi
Aksi Demo di Mapolda Sumbar: Massa Bawa Poster “Polda Busuk”, Sempat Saling Dorong dengan Polisi
Polda Sumbar Musnahkan Barang Bukti 184,71 Gram Sabu dan 100 Butir Ekstasi
Polda Sumbar Musnahkan Barang Bukti 184,71 Gram Sabu dan 100 Butir Ekstasi
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta memimpin patroli ke sejumlah titik rawan tawuran dan balap liar di Kota Padang pada Jumat
Sertijab Kapolda Sumbar Masih Tunggu Jadwal Mabes Polri
Polda sumbar, anggota brimob
Mutasi 8 Kapolres di Sumbar Dirotasi, Polda: Bentuk Penyegaran 
Ada Pabrik Sabu Rumahan di Padang, Ini Kata Polda Sumbar
Ada Pabrik Sabu Rumahan di Padang, Ini Kata Polda Sumbar
Langgam.id-Polda Sumbar
Mutasi di Polda Sumbar: Dirintelkam, Dirsamapta hingga Karolog Diganti