Bunga Bangkai Raksasa Ditemukan Mekar di Agam

Bunga Bangkai Raksasa Ditemukan Mekar di Agam

Seorang warga berdiri di dekat bunga bangkai raksasa yang ditemukan mekar di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam. [Foto: Kiriman BKSDA Sumbar]

Langgam.id – Sebatang bunga bangkai raksasa ditemukan mekar di kebun pinang milik warga di Jorong Sitingkai, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam. Bunga yang memiliki nama latin amorphophallus titanum ini merupakan individu bunga langka dan dilindungi.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar Ardi Andono mengatakan, bunga bangkai yang mekar tingginya berukuran 4,35 meter dan lebarnya lebih dari satu meter.

Bunga tersebut, kata Ardi, pertama kali diketahui oleh pemilik kebun dua minggu yang lalu. Sebelumnya pemilik kebun menyangka hanya sebuah tunggul kayu sisa pembersihan kebun.

“Pada saat ditemukan dalam kondisi mekar sempurna pada hari pertama dan termasuk jenis tumbuhan yang dilindungi,” kata Ardi, Senin (6/12/2022).

Ukuran bunga yang ditemukan itu termasuk tinggi dan besar. Ardi menyebutkan, bunga tersebut akan mekar sempurna sampai dengan membusuk selama rentang waktu 7 sampai 10 hari.

Bunga bangkai sendiri, diketahui mengalami dua fase, yaitu fase vegetatif atau berdaun. Ditandai dengan adanya batang dan daun serta berlangsung sampai dengan dua tahun.

“Dan fase generatif atau berbunga yang berlangsung selama 7 sampai 10 hari. Berbeda dengan tumbuhan bunga Rafflesia Arnoldii yang disebut bunga berumah dua, bunga bangkai adalah bunga berumah satu yang memiliki bunga jantan dan betina,” tuturnya.

Sampai dengan saat ini, lanjut Ardi, ada empat jenis bunga bangkai yang ditemukan di wilayah Kabupaten Agam. Di antaranya amorphophallus titanum, amorphophallus gigas, amorphophallus paoeniifolius, dan amorphophallus variabilis.

Baca Juga: Tanaman Berbunga Indah Asal Brasil Bakal Penuhi Jalanan di Kota Padang

“Bunga bangkai termasuk puspa yang dilindungi menurut Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dan Peraturan Menteri LHK Nomor 106 Tahun 2018,” tuturnya.

Baca Juga

Jalur Padang-Solok belum bisa dilalui kendaraan karena terjadinya longsor di batas Kota Padang pada Kamis (27/11/2025) pagi.
BPBD Agam Minta Warga Waspada Potensi Longsor Susulan di Sungai Landie
Langgam.id - BPBD masih melakukan proses pencarian terhadap dua orang korban yang tertimbun longsor di Palembayan, Kabupaten Agam, Sumbar.
Longsor di Sungai Landie, Akses Jalan Bukittinggi-Lubuk Basung Putus
Berita Pessel - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Seorang tukang ojek ditangkap diduga melakukan pencabulan anak di bawah umur
Nasib Anak Korban Dugaan Cabul Oknum Polisi di Agam, Trauma dan Sering Menangis
Harimau Sumatra Kejutkan Warga Koto Sani Solok, Diduga Terkam Anjing dan Diusir BKSDA Sumbar Pakai Meriam Karbit
Harimau Sumatra Kejutkan Warga Koto Sani Solok, Diduga Terkam Anjing dan Diusir BKSDA Sumbar Pakai Meriam Karbit
Dirjen Gakkum Kehutanan, Kementerian Kehutanan menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah bagi warga terdampak bencana yang menghuni huntara
Kemenhut Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah di Huntara Kayu Pasak Agam
BNPB Bangun 267 Huntara di Sumbar, Penyintas Banjir Berangsur Tinggalkan Lokasi Pengungsian
BNPB Bangun 267 Huntara di Sumbar, Penyintas Banjir Berangsur Tinggalkan Lokasi Pengungsian