Bulog Sumbar Tingkatkan Koordinasi Antarwilayah Perkuat Distribusi Pangan

Langgam.id— Perum BULOG terus memperkuat upaya peningkatan efisiensi distribusi pangan melalui koordinasi lintas wilayah. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan capacity building dan sosialisasi skema kerja sama antar daerah yang digelar Kantor Wilayah BULOG Sumatera Barat (Sumbar) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Padang, Selasa (22/4/2026) lalu.

Kegiatan tersebut diikuti para pimpinan wilayah BULOG dari berbagai daerah. Forum ini bertujuan memperkuat koordinasi dalam penyaluran pangan sekaligus meningkatkan efektivitas sistem distribusi secara nasional.

Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan pembekalan terkait skema Kemitraan Kerja Sama Antar Daerah (KAD). Selain itu, turut diperkenalkan aplikasi KIAT Sumbar, sebuah platform berbasis teknologi yang dirancang untuk mendukung integrasi data serta pengambilan keputusan secara lebih cepat dan akurat.

Pimpinan Kanwil BULOG Sumbar menegaskan, tantangan distribusi pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan stok, tetapi juga ketepatan penyaluran antarwilayah.

“Sinkronisasi data menjadi kunci agar tidak terjadi kelebihan pasokan di satu daerah dan kekurangan di daerah lain,” ujarnya.

Menurut dia, kesamaan pemahaman antarwilayah sangat diperlukan untuk memastikan sistem distribusi berjalan optimal. Dengan koordinasi yang lebih baik, distribusi pangan diharapkan menjadi lebih merata dan tepat sasaran.

Pengenalan aplikasi KIAT Sumbar menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan tersebut. Aplikasi ini memungkinkan pemantauan arus distribusi pangan secara terintegrasi, mulai dari gudang penyimpanan hingga titik penyaluran akhir.

Dengan sistem tersebut, proses pengambilan keputusan diharapkan dapat dilakukan secara real time sehingga respons terhadap dinamika pasokan dan kebutuhan menjadi lebih cepat.

Perwakilan Bank Indonesia dalam kesempatan itu juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan. Sinergi antara pemerintah daerah, BULOG, dan lembaga terkait dinilai menjadi faktor kunci dalam pengendalian inflasi, khususnya yang bersumber dari komoditas pangan.

Selain sesi pemaparan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi strategis. Para peserta berbagi pengalaman serta tantangan yang dihadapi di masing-masing wilayah guna merumuskan solusi bersama yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Sebagai negara kepulauan dengan kondisi geografis yang beragam, Indonesia menghadapi tantangan kompleks dalam sistem logistik pangan. Karena itu, penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi menjadi langkah penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Melalui kegiatan ini, Perum BULOG menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan distribusi pangan. Ke depan, pengembangan sistem distribusi yang terintegrasi akan terus didorong guna memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga

Stok Melimpah, Bulog Pastikan Ketersediaan Beras di Sumbar Aman Sampai Akhir 2026
Stok Melimpah, Bulog Pastikan Ketersediaan Beras di Sumbar Aman Sampai Akhir 2026
Stok Beras Pemerintah Tembus 5 Juta Ton, Bulog Sumbar Siap Serap Panen Raya
Stok Beras Pemerintah Tembus 5 Juta Ton, Bulog Sumbar Siap Serap Panen Raya
Bulog Sumbar Catat Serapan Gabah 52 Persen Jelang Puncak Panen Raya
Bulog Sumbar Catat Serapan Gabah 52 Persen Jelang Puncak Panen Raya
Edukasi Literasi Pangan, Siswa SMAN 6 Padang Kunjungi Gudang Bulog Sumbar
Edukasi Literasi Pangan, Siswa SMAN 6 Padang Kunjungi Gudang Bulog Sumbar
Bulog dan Pemko Bukittinggi Salurkan Cadangan Pangan untuk 9.951 KK
Bulog dan Pemko Bukittinggi Salurkan Cadangan Pangan untuk 9.951 KK
Bulog Sumbar Salurkan Cadangan Beras Pemerintah untuk Warga Terdampak Bencana di Pessel
Bulog Sumbar Salurkan Cadangan Beras Pemerintah untuk Warga Terdampak Bencana di Pessel