Bulog Sumbar Catat Serapan Gabah 52 Persen Jelang Puncak Panen Raya

Langgam.id — Perum Bulog Wilayah Sumatera Barat mencatat realisasi penyerapan gabah petani telah mencapai sekitar 52 persen hingga April 2026. Capaian tersebut menjadi modal awal dalam menghadapi puncak panen raya yang diperkirakan berlangsung pada akhir April hingga Mei mendatang.

Pimpinan Wilayah Bulog Sumatera Barat, R. Darma Wijaya, mengatakan kesiapan menghadapi panen raya telah dilakukan sejak awal tahun. Koordinasi dengan pemerintah daerah, kelompok tani, serta pemangku kepentingan lainnya terus diperkuat guna memastikan proses penyerapan berjalan optimal.

“Persiapan sudah kami lakukan sejak awal tahun. Hingga saat ini, harga gabah di tingkat petani masih berada di kisaran Rp6.500 per kilogram untuk gabah kering panen,” ujar Darma.

Menurut dia, harga tersebut dinilai cukup baik bagi petani dan diharapkan mampu menjaga gairah produksi di tengah musim panen. Stabilitas harga menjadi salah satu fokus utama Bulog, selain memastikan seluruh hasil panen petani dapat terserap dengan baik.

Dari sisi kuantitas, penyerapan gabah yang telah mencapai 52 persen setara dengan sekitar 2.600 ton. Bulog Sumbar optimistis angka tersebut akan terus meningkat seiring berlangsungnya panen di berbagai daerah sentra produksi.

Sejumlah wilayah seperti Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Pasaman, dan Kabupaten Dharmasraya menjadi fokus utama penyerapan. Di daerah tersebut, Bulog memastikan kesiapan infrastruktur, mulai dari gudang penyimpanan hingga jaringan distribusi.

“Masih ada waktu hingga akhir tahun untuk mencapai target penyerapan. Kami optimistis target bisa terpenuhi,” kata Darma.

Upaya penyerapan gabah ini tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas harga di tingkat petani, tetapi juga memastikan ketersediaan stok beras bagi masyarakat. Dengan demikian, momentum panen raya diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.

Bulog Sumbar menilai, keberhasilan penyerapan gabah pada periode awal ini menjadi indikator positif dalam menghadapi panen raya. Sinergi antar-pemangku kepentingan dinilai akan menjadi kunci agar hasil panen petani terserap optimal tanpa menekan harga di tingkat produsen.

Baca Juga

Edukasi Literasi Pangan, Siswa SMAN 6 Padang Kunjungi Gudang Bulog Sumbar
Edukasi Literasi Pangan, Siswa SMAN 6 Padang Kunjungi Gudang Bulog Sumbar
Bulog dan Pemko Bukittinggi Salurkan Cadangan Pangan untuk 9.951 KK
Bulog dan Pemko Bukittinggi Salurkan Cadangan Pangan untuk 9.951 KK
Bulog Sumbar Salurkan Cadangan Beras Pemerintah untuk Warga Terdampak Bencana di Pessel
Bulog Sumbar Salurkan Cadangan Beras Pemerintah untuk Warga Terdampak Bencana di Pessel
Bulog Sumbar Salurkan Bantuan Pangan untuk 225.908 Orang Penerima
Bulog Sumbar Salurkan Bantuan Pangan untuk 225.908 Orang Penerima
Bulog Sumbar Catat Penyaluran Bantuan Pangan Capai 6.910 Ton Beras dan 1,3 Juta Liter Minyak Goreng
Bulog Sumbar Catat Penyaluran Bantuan Pangan Capai 6.910 Ton Beras dan 1,3 Juta Liter Minyak Goreng
Bulog Sumbar Gelar GPM Bersama Kajati, Stabilkan Harga Pangan Jelang Lebaran
Bulog Sumbar Gelar GPM Bersama Kajati, Stabilkan Harga Pangan Jelang Lebaran