Buka Tutup Lalu Lintas Akibat Pengaspalan Jalan di Lembah Anai Diberlakukan hingga 15 Juli

Langgam.id – Penerapan buka tutup lalu lintas di Jalan Nasional Lembah Anai bakal berlangsung hingga 15 Juli 2026, karena adanya pengerjaan pengaspalan jalan. Pada Minggu (5/7/2026) sore, kemacetan mulai terjadi di jalur penghubung Padang-Bukittinggi tersebut.

“Sistem buka tutup diterapkan setiap hari mulai sekitar pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 17.00 WIB,” ujar Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzon Finot, Minggu (5/7/2026).

Finot mengatakan, rekayasa lalu lintas tersebut, akan terus diberlakukan selama pengerjaan pengaspalan berlangsung.

“Sistem buka tutup ini direncanakan sampai tanggal 15 Juli,” ujarnya.

Menurut Finot, kepadatan kendaraan yang terjadi dimulai siang hari bukan hanya dipengaruhi pekerjaan pengaspalan. Tetapi juga peningkatan volume kendaraan yang melintas karena akhir pekan dan momen libur panjang.

“Penyebabnya pengaspalan. Selain itu volume kendaraan meningkat selama libur,” katanya. (WAN)

Baca Juga

Bangunan hotel dan rest area milik PT Hidayah Syariah Hotel (HSH) di kawasan Lembah Anai. (Dok. Istimewa)
Sengketa Bangunan PT HSH di Lembah Anai Berlanjut, Pemprov Sumbar Resmi Ajukan Kasasi
Ketua Forum DAS Sumbar: Secara Historis Lembah Anai Berulang Kali Dilanda Banjir
Ketua Forum DAS Sumbar: Secara Historis Lembah Anai Berulang Kali Dilanda Banjir
Kerangka besi bangunan hotel di simpadan sungai Batang Anai, Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar.
Walhi Sumbar Tegaskan Putusan PTTUN Medan Tak Otomatis Legalkan Hotel di Lembah Anai
Kerangka hotel milik PT HSH di sempadan sungai Batang Anai, Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar. dok
Pengamat Lingkungan Ingatkan Risiko Bangunan Komersil di Lembah Anai, Ancaman Banjir dan Longsor!
Bangunan rangka besi hotel di sempadan sungai Lembah Anai.
Fakta-Fakta Sengketa PT HSH dan Pemprov Sumbar di Lembah Anai
Kerangka besi bangunan hotel di simpadan sungai Batang Anai, Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar.
Sengketa Bangunan Lembah Anai, Pemprov Singgung Aturan Soal Sempadan Sungai