BPS: Nilai Ekspor Sumbar Naik 180,29 Persen di Juni 2024, Terbesar ke India

BPS mencatat nilai ekspor Sumbar pada Januari–November 2025 sebesar US$2.458,14 juta atau naik sebesar 22,66 persen dibanding periode 2024

Ilustrasi. [foto: canva.com]

Langgam.id – Nilai ekspor Sumatra Barat (Sumbar) pada Juni 2024 sebesar US$284,18 juta, terjadi peningkatan sebesar 180,29 persen dibanding ekspor Mei 2024.

“Nilai ekspor asal Sumatra Barat pada Juni 2024 sebesar US$284,18 juta atau naik sebesar 180,29 persen dibandingkan dengan ekspor Mei 2024 yang sebesar US$101,39 juta,” ujar Kepala BPS Sumbar, Sugeng Arianto dalam keterangannya, Kamis (1/8/2024).

Sugeng menambahkan, ekspor Sumbar pada Juni 2024 ini mengalami peningkatan sebesar 14,22 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada Juni 2024 tersebut, terang Sugeng, golongan barang yang paling banyak diekspor yaitu lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15) sebesar US$254,84 juta.

Kemudian, diikuti golongan berbagai produk kimia (HS 38) sebesar US$8,08 juta, dan golongan ampas/sisa industri makanan (HS 23) sebesar US$4,47 juta.

Sugeng menyebutkan, bahwa ekspor asal Sumbar pada Juni 2024 dikirim ke beberapa negara tujuan. Nilai ekspor terbesar pada Juni 2024 adalah ke India sebesar US$116,57 juta dan selanjutnya ke Pakistan sebesar US$79,56 juta.

“Ekspor asal Sumatra Barat ke India memiliki peran yang terbesar terhadap total ekspor Sumbar pada Januari–Juni 2024, yaitu sebesar 32,29 persen,” ucap Sugeng.

“Selanjutnya ekspor ke Pakistan memberikan peran sebesar 23,84 persen dan ekspor ke Myanmar memberikan peran sebesar 10,76 persen,” sambungnya.

Sugeng mengatakan, komoditas utama yang diekspor ke India pada Juni 2024 adalah crude palm oil. Sementara itu, ke Pakistan komoditas utama yang diekspor pada bulan ini adalah Refined palm oil.

Sementara itu, nilai impor Sumatra Barat pada Juni 2024 sebesar US$27,62 juta, terjadi penurunan sebesar 18,78 persen dibanding impor Mei 2024.

Ia menerangkan bahwa golongan barang impor pada Juni 2024 paling besar adalah bahan bakar mineral (HS 27) sebesar US$23,79 juta.

“Negara pemasok impor pada Januari–Juni 2024 terbesar adalah dari Malaysia, dengan perannya sebesar 36,28 persen,” ungkap Sugeng. (*/yki)

Baca Juga

5 Negara Utama Tujuan Ekspor Sumbar Sepanjang Tahun Ini
5 Negara Utama Tujuan Ekspor Sumbar Sepanjang Tahun Ini
Ekspor Karet Sumbar
Januari–Mei 2026: BPS Catat Total Ekspor Sumbar Capai 1,18 Miliar US Dolar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor yang berasal dari Sumatra Barat pada Oktober 2024 sebesar US$243,82 juta. Angka ini terjadi
Mei 2026: Ekspor Sumbar Turun 34,29 Persen Jadi 146,46 Juta US Dolar
BPS mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Desember 2025 di wilayah yang tedampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat
Pascabencana, Inflasi di Aceh, Sumut dan Sumbar Berbalik Deflasi di Januari 2026
BPS mencatat luas panen padi pada 2025 mencapai 284.076 hektare (Ha). Angka ini mengalami penurunan sebesar 11.203 hektare atau 3,79
Luas Panen Padi Turun, Produksi Beras Sumbar 2025 Capai 800.613 Ton
Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan akan berlangsung serentak pada Mei hingga Juli nanti. Pendataan akan menyasar seluruh pelaku usaha
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai Mei, Sasar Seluruh Pelaku Usaha di Padang