BPS Minta Sumbar Perbanyak Nagari Statistik

BPS Minta Sumbar Perbanyak Nagari Statistik

Wagub Sumbar Audy Joinaldy menerima pengargaan dari BPS. [dok. Pemprov Sumbar]

Langgam.id – Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mendapat penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) RI atas dukungan penyelenggaraan kegiatan statistik sektoral di Sumbar.

Penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy, dari Kepala BPS RI Margo Yuwono, dalam rapat koordinasi Satu Data Indonesia (SDI) yang digelat di Auditorium Gubernuran Sumbar, Jumat (22/10/2021).

Margo Yuwono mengapresiasi kesadaran Pemda dan masyarakat di Sumbar terhadap pentingnya data statistik.

“Adanya pembentukan Nagari Statistik di Sungai Duo yang dibentuk dua tahun sebelum BPS mencanangkan quick wins 100 Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) pada awal 2021 merupakan bentuk pentingnya data statisk bagi masyarakt Sumbar,” terang dia.

Lanjut dia, sekarang sudah ada 42 Nagari Statistik dan satu Kecamatan Statistik. “Semoga ke depannya jumlah tersebut terus bertambah,” sambung Margo itu.

“BPS di Provinsi Sumbar ini tercipta karena adanya koordinasi dan kolaborasi antara BPS dengan Bappeda Sumbar dalam penyusunan metadata statistik sektoral,” ujarnya.

Tepat di waktu yang sama juga dilakukan peluncuran aplikasi Bidadari (Bingkai Informasi Data Desa dan Nagari Diujung jari) serta penandatanganan komitmen bersama Pemprov Sumbar dan pemerintah kabupaten/kota se-Sumbar dalam penyelenggaraan Satu Data Indonesia. (Mg Lisa)

Baca Juga

Hari Kedua Pencarian, Korban Banjir Bandang Pasaman Masih Belum Ditemukan
Hari Kedua Pencarian, Korban Banjir Bandang Pasaman Masih Belum Ditemukan
Alasan 14 KONI Minta Jadwal Porprov Sumbar Diundur, Tunggu Anggaran Diketok
Alasan 14 KONI Minta Jadwal Porprov Sumbar Diundur, Tunggu Anggaran Diketok
Pelatih Semen Padang Fc Nil Maizar
Semen Padang Fc Pede Curi Poin Saat Jamu PSIS Semarang 
Viral Warga di Maninjau Lewati Arus Sungai Akibat Jembatan Rusak
Viral Warga di Maninjau Lewati Arus Sungai Akibat Jembatan Rusak
Menyorot Tambang Emas Ilegal yang Merusak Bentaran Alam Pasaman Barat
Menyorot Tambang Emas Ilegal yang Merusak Bentaran Alam Pasaman Barat
Benarkah Uang Daerah Mengendap?
Benarkah Uang Daerah Mengendap?