BPN akan Bayarkan Rp23 Miliar untuk Ganti Rugi Lahan Tol Padang-Pekanbaru

Vonis 7 tahun penjara kepada mantan Kepala BPN Sumbar Saiful dalam kasus korupsi pembebasan lahan tol Sumbar lebih rendah dari tuntutan jaksa

Kepala Kanwil BPN Sumbar saiful (Foto: Fachri hamzah/langgam.id)

Langgam.id-Badan Pertanahan Nasional (BPN) Wilayah Sumatra Barat (Sumbar) akan segera membayarkan uang ganti rugi pembebasan lahan Jalan Tol Padang-Pekabaru sebesar Rp 23 miliar pada akhir tahun 2021.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Sumbar, Saiful mengatakan, ganti rugi pembebasan lahan jalan tol padang pekanbaru tahun 2021 ini sudah dibayarkan lebih kurang Rp 150 miliar.

“Untuk pengukurannya sudah selesai. Cuman kedalanya sekarang pembayaran, uangnya terbatas,” katanya di Padang, Senin (13/12/2021).

Dia melanjutkan, pada tanggal 13 Desember 2021 ini juga sudah disetujui oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) sebesar Rp 23 miliar untuk 40 bidang tanah.

“Saya mendapatkan informasi dari BPK tadi,Insyaallah akan kita bayarkan akhir tahun ini,” ujarnya.

Menurutnya, jika BPK sudah bersurat BPN Sumbar, pihaknya akan melakukan percepatan pembayaran.

Sementara untuk jumlah persentasi pembayaran ganti rugi lahan jalan tol saat ini sudah mencapai 50 persen dari jumlah total sebanyak 1.480 bidang tanah.

“Sudah 50 persen dibayarkan. 50 persen ini di total dengan yang besok akan dibayarkan,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar, Mahyeldi mengatakan, target untuk pembebasan lahan jalan tol ini kalau bisa secepatnya dilakukan.

“Lebih cepat lebih baik,”katanya. (Rahmadi/ Fachri Hamzah).

Baca Juga

Berita Padang - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: BMKG mencatat kenaikan suhu karena berkurangnya awan di langit Kota Padang.
Panas! Suhu di Sumbar Tembus 33 Derajat Celsius, BMKG Ingatkan Bahaya Paparan Sinar UV
Kondisi Gunung Marapi di Sumbar. (Dok. PGA Gunung Marapi)
Erupsi Gunung Marapi Semburkan Abu Vulkanik hingga 2 Kilometer, Ini Peringatan PVMBG
Putaran Uang Hasil Tambang Emas IIegal di Sumbar Capai Rp1 Triliun per Tahun
Putaran Uang Hasil Tambang Emas IIegal di Sumbar Capai Rp1 Triliun per Tahun
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
Heboh Mobil Dinas Dipakai Istri ke Kampus, Ketua DPRD Limapuluh Kota Minta Maaf
Heboh Mobil Dinas Dipakai Istri ke Kampus, Ketua DPRD Limapuluh Kota Minta Maaf